SURABAYA, TERMINALNEWS.ID – Ketua Perbasi Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rudy Wogo mengusung misi mulia saat mendampingi Recis Basketball Bajawa tampil di Mandiri Kejurnas Antarklub U18 Putra dan Putri 2025.
Tak sekadar mengejar prestasi, Rudy ingin menggunakan bola basket sebagai sarana untuk mengubah pola pikir dan membuka wawasan generasi muda di daerahnya.
“Saya ingin anak-anak melihat kemajuan di daerah lain lewat bola basket. Ini bukan cuma soal menang atau kalah, tapi pembelajaran hidup,” ungkap Rudy yang juga anggota DPRD Kabupaten Ngada.
Rudy mendirikan Recis Basketball pada 2010 dengan mimpi besar: menjadikan olahraga basket sebagai alat pendidikan karakter bagi remaja Bajawa.

Sejak berdiri, tim ini mendominasi kompetisi regional di NTT, dengan catatan membanggakan: 8 gelar juara dari 9 turnamen yang diikuti, termasuk juara DBL 2015.
Namun, Kejurnas U18 2025 di Surabaya menjadi langkah baru bagi tim asal Bajawa ini.
“Ini pertama kalinya kami ikut Kejurnas. Di sini kami belajar banyak. Kualitas tim-tim dari Jawa masih jauh di atas kami, dan itu jadi bahan evaluasi,” kata Rudy.
Perjuangan Panjang Menuju Surabaya
Perjalanan menuju Kejurnas pun bukan hal mudah. Dari Bajawa, tim harus menempuh perjalanan darat ke Labuan Bajo, lalu menyeberang dengan kapal feri ke Surabaya.

Total waktu tempuh: 4 hari 3 malam. Demi efisiensi, para pemain bahkan diwajibkan membawa beras 5 kg masing-masing agar bisa memasak sendiri selama tinggal di apartemen.
“Perjalanan ini memang berat, tapi semangat anak-anak luar biasa. Semua lelah terbayar karena bisa bersaing dan melihat level permainan nasional,” ujar Rudy.
Bagi Rudy, bola basket bukan hanya soal olahraga. “Basket mengajarkan kerja sama, disiplin, dan kepekaan membaca situasi. Saya ingin anak-anak belajar kehidupan dari sini,” tegasnya.
Persaingan Menuju Babak 6 Besar Memanas
Memasuki hari keempat Kejurnas U18 2025, persaingan menuju babak 6 besar di kategori putra semakin memanas.
Di Grup D, CGR Basketball Banten meraih kemenangan kedua usai menaklukkan Infinity Basketball Surabaya dengan skor 82-33. Sebelumnya, mereka menang 70-50 atas The Hawk Basketball Banten.
Tim Warriors Jakarta juga menjaga peluang lolos usai menundukkan Infinity Surabaya (90-58) dan The Hawk (77-61).
Sementara itu, di Grup E, Airone Jakarta mengukir dua kemenangan penting atas Element Gresik (83-63) dan Batang Garing Palangkaraya (72-44).

Di Grup F, Aras Gading Muda Jakarta membuka peluang ke babak berikutnya dengan dua kemenangan telak atas Jetz Banten (111-53) dan Setia Kawan Semarang (77-58).
“Peluang kami besar ke babak 6 besar. Tapi kami harus pastikan di laga terakhir melawan CLS Surabaya,” ujar Rifki Antolyon, pelatih Aras Gading Muda. Laga penentuan tersebut akan digelar Kamis (31/7) di GOR Voli Unesa.
Hasil Lengkap Hari ke-4 Mandiri Kejurnas Antarklub U18 2025
GOR UNESA – Kategori Putri:
-
Jetz Basketball Banten 34-68 Sahabat Semarang
-
Warriors Jakarta 41-77 GMC Cirebon
GOR UNESA – Kategori Putra:
-
CGR Jakarta 82-33 Infinity Surabaya
-
Batang Garing Palangkaraya 44-72 Airone Jakarta
-
Setia Kawan Semarang 58-77 Aras Gading Muda
GOR Voli UNESA – Kategori Putri:
-
The Hawk Banten 60-32 Recis Bajawa
GOR Voli UNESA – Kategori Putra:
-
The Hawk Banten 61-77 Warriors Jakarta
-
Element Gresik 47-59 Buzzer Banten
-
Jetz Banten 30-61 CLS Surabaya

