OLEH: ALEX PALIT
Sebagai capres yang diusung Koalisi Indonesia Maju (KMI), Prabowo menyatakan dan berkomitmen bahwa alternatif kepemimpinan yang ditawarkan adalah kepemimpinan kolektif lintas partai, suku, agama.
Menurutnya, membangun bangsa sebesar Indonesia membutuhkan kolaborasi, membutuhkan kekompakan, membutuhkan persatuan untuk menuju cita-cita yang sama.
“Kami juga bersepakat bahwa perjuangan yang kita lakukan adalah untuk mewujudkan persatuan, kemajuan bangsa, kesejahteraan dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia sesuai yang diamanatkan para pendiri bangsa melalui UUD 1945,” ujarnya.
Komitmennya ini juga tertera di bab akhir buku “Indonesia Menang”. Dalam buku yang dirilis tahun 2019, Prabowo menuliskan catatan bahwa sebagai anak bangsa, kita punya cita-cita dan impian-impian yang sama, yaitu kita inginkan bangsa, negara yang kita cintai bisa menjadi bangsa yang adil dan makmur. Bangsa di mana rakyatnya sejahtera.
Kita ingin dihormati oleh bangsa-bangsa lain karena kita mampu menjadi bangsa yang beradab. Saya yakin cita-cita saudara, sama seperti cita-cita dan impian saya.
Kita harus menjadi bangsa yang kuat, damai bukan karena dijajah. Bangsa yang berdaulat di negaranya sendiri. Berdaulat di bidang ekonomi, berdaulat di bidang politik, berdaulat di bidang kebudayaan. Bangsa yang hormat kepada leluhurnya, bangsa yang bangga kepada sejarahnya, kepada budayanya, kepada adat istiadatnya.
Kita sebagai bangsa juga harus menghidupi sikap-sikap pejuang. Sikap-sikap pejuang yang dimiliki oleh setiap pemenang.pemenang. Sikap-sikap perjuangan yang telah ditunjukkan oleh Bung Karno, Bung Hatta, Syahrir dan pendiri bangsa Indonesia. Sikap-sikap perjuangan yang dihidupi oleh kepahlawanan rakyat Surabaya di November 1949.
Sebagai capres dari Koalisi Indonesia Maju (KMI), Prabowo menyatakan bahwa visi politik adalah keinginan memperbaiki kehidupan rakyat. Dengan pendidikan politik yang tepat, kepuasan seorang pemimpin, pejabat, harusnya adalah kalau rakyatnya lihat dia, bisa senyum. Wong cilik iso gemuyu.
Orang kecil lihat pemimpinnya bisa tersenyum. Senyum karena senang, senyum karena aman, senyum karena merasa adil. Rasa keadilan adalah dambaan manusia. Manusia ingin diperlakukan dengan adil.
Mari kita bangkitkan semangat berjuang di segenap lubuk hati bangsa Indonesia. Tanpa kebangkitan, tidak mungkin kita selamatkan Indonesia dari orang-orang yang ingin jadikan Indonesia republik dagelan. Republik pseudo-demokrasi. Republik yang dikuasai oleh mafia, oleh maling-maling.
Republik yang dikuasai oleh oligarki yang hanya memikirkan bagaimana merampokmerampok kekayaan negara terus menerus tanpa memikirkan akibatnya kepada masa depan rakyat kebanyakan.
Saudaraku, kita belum utuh menjadi seorang manusia, sebelum kita menjadi bagian dari perjuangan yang lebih besar dari kita sendiri.
Mari bersama-sama kita bekerja, berbuat dan berupaya wujudkan kemajuan, keadilan dan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia.
*Alex Palit, jurnalis, penulis buku “2024 Kenapa Harus Prabowo Subianto Notonegoro”

