TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kota Administrasi Jakarta Timur, Essie Feransie Munjirin, menghadiri panen padi varietas Ciherang di kawasan Urban Farming Bali Lestari, Kampung Bali Gang Buntu RT 001 RW 05, Kelurahan Ujung Menteng, Kecamatan Cakung, Kamis (6/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur dalam memperkuat ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan tidur dan pekarangan warga menjadi lahan pertanian yang produktif.
Munjirin menjelaskan, penanaman padi dilakukan sekitar tiga bulan lalu melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan Kelompok Tani Bali Lestari. Saat ini, kawasan pertanian tersebut mengelola sekitar 2,5 hektare lahan padi dan 1 hektare lahan jagung.

“Alhamdulillah, setelah sekitar tiga bulan kita bisa melaksanakan panen padi. Lahan padi seluas sekitar 2,5 hektare ini diperkirakan menghasilkan sekitar 10 ton gabah,” ujar Munjirin.
Selain memanen padi, Kelompok Tani Bali Lestari juga berhasil memanen jagung maskot untuk kebutuhan pakan ternak dengan hasil sekitar 2,5 ton. Menurut Munjirin, capaian tersebut membuktikan bahwa kawasan perkotaan tetap memiliki potensi besar dalam mendukung ketersediaan pangan apabila lahan yang ada dikelola secara optimal.
Ia mengapresiasi keberhasilan Kelompok Tani Bali Lestari yang dinilai konsisten mengembangkan pertanian perkotaan secara berkelanjutan. Menurutnya, model urban farming tersebut sejalan dengan program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.
“Kami dari Pemerintah Kota Jakarta Timur terus mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan atau lahan yang ada di sekitarnya agar ditanami tanaman pangan yang bermanfaat dan dapat dikonsumsi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Bali Lestari, Sulis, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur dan Tim Penggerak PKK yang terus memberikan pendampingan sejak awal musim tanam.
“Insyaallah kami akan terus semangat menanam dan memberikan kontribusi bagi ketahanan pangan,” ujar Sulis.
Ia menambahkan, hasil panen padi akan dipasarkan kepada masyarakat, sedangkan hasil panen jagung dimanfaatkan sebagai pakan ternak.
Panen raya tersebut juga dihadiri jajaran Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur, pengurus Tim Penggerak PKK, perangkat Kelurahan Ujung Menteng, serta masyarakat dan kelompok tani setempat.
Keberhasilan panen ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat perkotaan untuk memanfaatkan lahan kosong dan pekarangan sebagai sumber pangan produktif, sekaligus mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang berkelanjutan di Jakarta Timur.

