TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Memasuki usia ke-11 tahun, PT Majalah Sudut Pandang menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan jurnalisme yang profesional, independen, dan bertanggung jawab.
Melalui dua platform medianya, Majalah Sudut Pandang dan Sudutpandang.id, perusahaan media ini berupaya menjaga kepercayaan publik di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi.
Kedua media tersebut dijelaskan oleh Penanggungjawab Bidang Redaksi/Pemimpin Redaksi Sudut Pandang, Dra. Umi Sjarifah, S.H. telah terverifikasi Dewan Pers sebagai bentuk komitmen terhadap profesionalisme, independensi, serta kepatuhan pada Kode Etik Jurnalistik.
“Didirikan pada 18 Agustus 2015, Media Sudut Pandang memulai kiprahnya melalui penerbitan Majalah Sudut Pandang yang hingga kini masih terbit secara berkala. Seiring perubahan lanskap industri media, perusahaan kemudian memperluas jangkauan informasi dengan meluncurkan platform digital Sudutpandang.id,” ungkap Umi Sjarifah saat dihubungi melalui telepon seluler, Kamis malam (6/8/2026).

Kehadiran media daring tersebut diakui Umi Sjarifah melengkapi eksistensi media cetak, sekaligus menjadi langkah adaptif dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan informasi yang cepat, akurat, dan berkualitas tanpa mengesampingkan prinsip-prinsip jurnalistik.
“Nama “Sudut Pandang” dipilih dengan filosofi bahwa setiap peristiwa selalu memiliki beragam perspektif. Karena itu, media tidak hanya bertugas menyampaikan fakta, tetapi juga menghadirkannya secara utuh, berimbang, serta memberikan ruang bagi publik untuk memahami persoalan secara objektif,” jelas Umi Sjarifah.
Bagi Media Sudut Pandang, jurnalisme bukan sekadar menyampaikan informasi, melainkan juga menghadirkan pencerahan, pembelajaran, dan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Mengenal Lebih Dekat Umi Sjarifah
Media Sudut Pandang digagas oleh Umi Sjarifah, yang hingga kini menjabat sebagai Pemimpin Redaksi. Berbekal pengalaman sebagai jurnalis di salah satu surat kabar nasional sejak lulus kuliah pada 1996, ia membangun Media Sudut Pandang dengan keyakinan bahwa media merupakan penjaga nalar publik yang bekerja dengan integritas, independensi, dan tanggung jawab.

“Selama sebelas tahun berkarya, Media Sudut Pandang terus beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar jurnalistik. Di tengah derasnya arus informasi, kepercayaan publik tetap menjadi fondasi utama dalam setiap karya jurnalistik yang dihasilkan,” tutur Umi Sjarifah.
Mengusung tagline “Menyajikan Berita dengan Santun”, Media Sudut Pandang diakui Umi Sjarifah berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, independen, dan tidak provokatif.
“Setiap produk jurnalistik disusun dengan menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik, sehingga mampu memperkaya wawasan masyarakat sekaligus berkontribusi dalam memperkuat demokrasi dan persatuan bangsa,” ujar Umi Sjarifah.
Memasuki usia ke-11, jajaran redaksi meyakini bahwa kepercayaan publik hanya dapat diraih melalui konsistensi, integritas, dan kualitas.
“Oleh karena itu, Media Sudut Pandang bertekad untuk terus menghadirkan jurnalisme yang profesional, adaptif, dan bertanggung jawab, sekaligus menjadi ruang bagi berbagai perspektif yang mencerahkan masyarakat,” tandas Umi Sjarifah.

