BANJARMASIN, TERMINALNEWS.ID – Kontingen Seksi Wartawan Olahraga (Siwo) PWI DKI Jakarta di ajang Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XIV 2024 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan belum menambah perolehan medalinya.
Medali perunggu tersebut dipersembahkan oleh Afriadi di kategori perorangan catur cepat. Sayangnya, tim catur yang terdiri dari Hari Buhari, Ramses Manurung, Afriadi, dan Gani Minhad gagal membawa pulang medali di nomor beregu.
Dalam perjalanan tujuh babak catur kilat, tim Siwo PWI Jaya sempat berhadapan dengan Riau, di mana Afriadi bertanding melawan Zulmansyah Sekedang, yang juga merupakan Ketua Umum PWI Pusat hasil KLB Jakarta. Prosesi penyerahan medali dilakukan oleh Ketua Siwo Jaya, Rialini ‘Nonnie’ Rering.
Medali perunggu dari kategori perorangan catur kilat menjadi satu-satunya medali yang berhasil diraih kontingen Siwo Jaya pada Sabtu ini.
Sementara itu, di cabang olahraga Domino, duet Penerus Bonar & Budi Utomo belum berhasil mencapai babak akhir pada nomor Berpasangan Terbuka dan Tertutup.
Di cabang olahraga Biliar, pasangan Amrozy dan Muhajar juga belum berhasil memperoleh hasil baik dalam kompetisi double bola 8.
“Tidak apa-apa, ini menjadi pengalaman berharga. Mari berlatih lagi dan terus menggali potensi untuk menghadapi event berikutnya,” ujar Ketua PWI Jaya, Kesit Budi Handoyo.
Hingga Sabtu malam, kontingen Siwo Jaya telah mengoleksi tiga Medali Perunggu. Selain dua dari catur, dua medali perunggu lainnya diraih oleh pasangan Daryadi/Prio Budi Utomo dan Agung Setiawan/Moch Pudjihari dari cabang tenis perorangan ganda.
Kontingen Siwo PWI Jaya masih memiliki peluang besar untuk membawa pulang medali emas pertama di ajang Porwanas Banjarmasin ini.
Peluang tersebut ada di tangan duet Sumardjo/Admiral Heppy yang akan bertanding di final bulutangkis perorangan di atas usia 50 tahun.
Mereka akan menghadapi pasangan dari PWI Jawa Tengah, Aman Ariyanto/Sigit Budi Riyanto, pada Minggu (26/8) pukul 09.00 WITA di GOR Hipindo.
“Kami telah menyiapkan bonus khusus untuk peraih medali emas ini,” ungkap Budi Hariyanto Tandjung, manajer tim Bulutangkis.
Ketua Siwo Jaya, Nonnie Rering, turut mengungkapkan rasa bangganya.
“Terima kasih Mas Marjo dan Mas Admiral Happy. Kami yakin kalian mampu meraih medali emas,” selorohnya.
Chef de Mission (CdM) Yusuf Ibrahim juga memberikan apresiasi atas pencapaian duet Sumardjo/Admiral Heppy.
“Mereka lebih berpengalaman dibandingkan lawan yang akan dihadapi di final,” katanya.
Penampilan kontingen Siwo PWI DKI Jakarta di Porwanas Banjarmasin didukung oleh KONI DKI Jakarta, PT Liga Indonesia Baru (LIB), Djarum Foundation, Mitra Adi Perkasa, KSAD, BNN, Kementerian Kelautan dan Perikanan, DRX, Polda Metro Jaya, Kapolres Bandara, Kapolres Jakarta Pusat, Kapolres Jakarta Utara, Dispora DKI Jakarta, Eka Putra Wirya, Persija, Sekolah Catur Utut Adianto (SCUA), PB PBSI, Specs, Flypower, Sportify, FSMI, Akurat.co, Berita Indonesia Link, Siloam Hospitals, dan Nendia Primarasa.

