MEDAN, TERMINALNEWS.ID — Pegulat asal DKI Jakarta, Muhamad Rudiansyah, berhasil menyumbangkan medali emas setelah tampil gemilang di kelas 97kg gaya bebas putra.
Dalam pertandingan sengit yang digelar di GOR Binjai, Sumatera Utara, pada Senin (16/9/2024) malam, Rudiansyah mengalahkan Reyna Fadly Saepummilah dari Papua.
Rudiansyah menjadi salah satu pahlawan bagi kontingen DKI Jakarta dengan menyumbangkan satu dari enam medali emas yang diperebutkan pada hari itu.
Selain emas, tim gulat Jakarta juga membawa pulang satu medali perunggu yang diperoleh Selfi Ajeng Safitri di kelas 50kg gaya bebas putri setelah kalah dari Rina Safitri (Lampung).
Manajer tim gulat DKI Jakarta, H. Heru Pujihartono, menyatakan rasa syukurnya atas kemenangan Rudiansyah.
“Alhamdulillah, Rudiansyah tampil seperti yang kita harapkan,” ungkap Heru, Senin malam.
Menurutnya, Rudiansyah tampil tanpa beban, mengingat lawannya, Reyna Fadli, adalah juara bertahan yang meraih emas di PON XX 2021 Merauke.
“Keberhasilan Rudiansyah tentu akan memotivasi rekan-rekannya. InsyaAllah, kita bisa membawa pulang lebih dari satu medali emas,” tutur Heru, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dewan Penasihat PWI Jaya dan pemilik perusahaan katering Nendia Primarasa.
Di tim gulat DKI Jakarta, Rudiansyah menjadi pegulat paling senior dari enam atlet yang ditangani oleh pelatih Antoni Timbul Romulo.
Selain Rudiansyah, ada Andika Sulaeman (kelas 77kg gaya Greco), Ahmad Zinadine Zidane (kelas 67kg gaya Greco), Rafli Afandi (kelas 57kg gaya bebas putra), Selfi Ajeng Safitri (kelas 50kg gaya bebas putri), dan Desya Leonora Djamaniua (kelas 57kg gaya bebas putri).
Andika Sulaeman, yang sebelumnya meraih emas di kelas 77kg gaya Greco pada PON XX Papua, juga diprediksi akan memberikan tambahan medali emas untuk DKI Jakarta.
“InsyaAllah, Andika bisa menambah perolehan medali emas untuk Jakarta pada pertandingan Rabu nanti,” ujar Heru.
Heru juga menyoroti persaingan ketat di ajang ini, dengan menyebutkan bahwa pegulat dari Jawa Timur, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat tetap menjadi lawan tangguh di setiap kelas.
Namun, dia optimis tim DKI Jakarta siap untuk menghadapi tantangan ini.
“Anak-anak sudah siap untuk memenuhi target yang dibebankan oleh Chef de Mission Bapak Fatchul Anas dan pimpinan KONI DKI Jakarta,” kata Heru.


