JAKARTA,TERMINALNEWS.ID -| Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar kegiatan open house bersama warga di Ruang Sunda Kelapa, Balai Kota Jakarta, Sabtu (21/3). Momentum ini dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat, sekaligus merawat harmoni sosial di tengah keberagaman Ibu Kota.
Berbagai lapisan masyarakat tampak hadir dan disambut langsung oleh Gubernur Pramono Anung bersama Wakil Gubernur Rano Karno. Suasana hangat dan akrab terasa, mencerminkan kedekatan antara pemimpin daerah dan warganya.
Wakil Gubernur Rano Karno menjelaskan, rangkaian kegiatan keagamaan dan kebudayaan yang berlangsung sejak Ramadan, Idulfitri, hingga halal bihalal merupakan bagian dari strategi memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global.
“Rangkaian kegiatan mulai dari Ramadan, Idulfitri, hingga halal bihalal ini menjadi bagian dari upaya Jakarta dalam meningkatkan Global City Index,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan rasa syukur atas kelancaran berbagai agenda lintas budaya dan keagamaan yang digelar sepanjang akhir hingga awal tahun. Mulai dari perayaan Natal, Tahun Baru, Imlek, Nyepi, hingga takbiran bersama, seluruhnya berlangsung tertib dan kondusif.
“Walaupun sempat diguyur hujan cukup besar, kegiatan tetap dimulai tepat waktu,” kata Rano.
Menurutnya, open house ini difokuskan sebagai ruang silaturahmi antara pemerintah daerah, masyarakat, serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD). Karena itu, kegiatan ini tidak diarahkan sebagai forum penyampaian aspirasi.
“Dalam momen ini tidak ada penyampaian aspirasi. Ini hanya halal bihalal,” ujarnya.
Kendati demikian, Pemprov DKI Jakarta tetap menyediakan berbagai kanal bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, mulai dari Balai Kota, kantor kelurahan dan kecamatan, hingga kantor wali kota. Selain itu, warga juga dapat memanfaatkan media sosial resmi pemerintah daerah maupun aplikasi JAKI sebagai sarana komunikasi.
Melalui pendekatan yang inklusif dan berkelanjutan, Pemprov berharap hubungan antara pemerintah dan masyarakat semakin erat, sekaligus memperkuat citra Jakarta sebagai kota global yang harmonis dalam keberagaman.


