BerandaDaerahMenteri PANRB: AI Jadi...

Menteri PANRB: AI Jadi Peluang Besar Transformasi Birokrasi

BANDUNG,TERMINALNEWS.ID – Menciptakan birokrasi digital di Indonesia bukan perkara sederhana. Namun, menurut Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini, terdapat peluang besar yang bisa dimanfaatkan: kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Dalam kuliah umum yang digelar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran (UNPAD) secara daring, Rini menyebut AI dapat membantu otomatisasi tugas rutin, memperkuat pengambilan keputusan berbasis data, serta mendeteksi dan mencegah potensi penyelewengan.

“Semua ini perlu didukung dengan pengembangan talenta digital dan literasi AI, agar ASN mampu menjadi pengguna yang kritis, etis, dan inovatif,” ujar Rini.

Transformasi yang Berkelanjutan

Rini menyinggung perjalanan panjang digitalisasi pemerintahan Indonesia, yang dimulai sejak Inpres No. 3/2003 tentang e-Government, kemudian diperkuat dengan Perpres No. 95/2018 tentang SPBE, hingga Perpres No. 82/2023 tentang Percepatan Transformasi Digital.

Baca Juga :   Warga Apresiasi Pelayanan SPKT Polda Metro Jaya Saat Mengurus Laporan STNK Hilang

Namun, jalan menuju birokrasi digital penuh tantangan, mulai dari keterbatasan infrastruktur, kesenjangan kompetensi aparatur sipil negara (ASN), hingga isu keamanan data.

20250922 Kuliah Umum Universitas Padjajaran 1 20250922 Kuliah Umum Universitas Padjajaran 2

Lima Strategi Digitalisasi

Rini menekankan perlunya strategi terarah agar digitalisasi birokrasi benar-benar memberi manfaat. Ada lima fokus utama:

1.Human-centric services – memastikan layanan publik lebih inklusif dan berfokus pada kebutuhan masyarakat.

2.Regulasi adaptif – membangun aturan yang responsif terhadap perubahan teknologi.

3.Kolaborasi multipihak – melibatkan pemerintah, masyarakat, akademisi, media, dan industri.

4.Manajemen risiko – melakukan identifikasi dan mitigasi secara menyeluruh.

5.Reskilling & upskilling ASN – menyiapkan aparatur dengan future skills yang relevan di era digital.

“Dengan strategi inilah kita dapat mewujudkan birokrasi yang tangguh dan siap menghadapi era digital,” tegasnya.

Baca Juga :   Munjirin Apresiasi Kelompok Tani Geber Tabur, Panen Melon Kedua Tembus Kualitas Premium

Peran Kampus

Di hadapan civitas akademika UNPAD dan universitas lain, Rini menekankan pentingnya kolaborasi dunia pendidikan dengan pemerintah dan industri. Menurutnya, universitas adalah tempat lahirnya agen perubahan yang dapat melahirkan inovasi dan solusi nyata bagi transformasi birokrasi.

“Masa depan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi juga oleh birokrasi yang mampu bertransformasi dengan ASN tangguh, kolaboratif, dan berintegritas, yang diperkuat riset dan dukungan akademisi,” tutup Rini.|Foto : Istimewa

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Royalti Musik dan Keadilan Pencipta: Harapan Baru di Era Tata Kelola LMKN

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID — Tata kelola royalti dalam industri musik tidak semata berbicara...

GSW Pantura Jadi Proyek Strategis Nasional, Pemerintah Siapkan Otorita Khusus

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID— Proyek Giant Sea Wall (GSW) di kawasan Pantai Utara (Pantura)...

Polemik LMKN Kembali Mengemuka, LMK Klaim Sistem Royalti Rugikan Pencipta Lagu

JAKARTA,TERMINALNEWS ID— Polemik yang menyeret nama Lembaga Manajemen Kolektif Nasional kembali...

Arca “Mbah Bhelet” Dipindahkan, Fadli Zon Tekankan Penguatan Nilai Budaya Borobudur

MAGELANG,TERMINALNEWS.ID — Menteri Kebudayaan Fadli Zon menghadiri Ritual Ageng Boyongan Mbah...

- A word from our sponsors -

spot_img