BerandaNewsNasionalMenkop Ferry Akui Masih...

Menkop Ferry Akui Masih Banyak Desa dan Kelurahan Belum Memiliki Kecukupan Akses Listrik

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Kementerian Koperasi (Kemenkop) menjalin kerja sama dengan PT Energy Absolute Green X Indonesia terkait dengan upaya percepatan penyediaan energi terbarukan berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan skala mikro (0,5 Mega Watt/MW) yang akan difungsikan untuk memenuhi kebutuhan listrik Koperasi Desa/Kelurahan (KDKMP) terutama di desa-desa atau kelurahan di daerah terpencil.

Penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) ditandatangani oleh Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi dan Executive Chairman PT Energy Absolute Green X Indonesia Justin Joel.

Penandatangan disaksikan oleh Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono, Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah, seluruh pejabat eselon I di Kemenkop serta jajaran direksi PT Energy Absolute Green X.

Menkop Ferry menjelaskan dalam proses pembentukan dan pendirian KDKMP, ditemukan masih banyak desa dan kelurahan yang belum memiliki kecukupan akses listrik terutama di desa/kelurahan di 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Padahal untuk operasionalisasi KDKMP dibutuhkan ketersediaan listrik yang stabil agar proses bisnis yang dijalankan dapat lebih lancar.

775d3d19 0a46 4c1b b5ef 67f2d43a29c6
Menkop Ferry Akui Masih Banyak Desa dan Kelurahan Belum Memiliki Kecukupan Akses Listrik

“Dengan penggunaan energi berbasis tenaga surya kita bisa menyelesaikan masalah-masalah di desa dalam hal akses tenaga listrik dimana jumlah desa yang terbatas akses listrinya tidak sedikit,” ujar Menkop Ferry dalam keterangannya, Senin (20/4/2026).

Ia mengapresiasi PT Energy Absolute Green X Indonesia atas komitmen yang akan diberikan dalam mendukung operasionalisasi KDKMP. MoU yang disepakati tersebut mencakup penyusunan kajian komprehensif terkait pembangunan dan pengoperasian sistem energi berbasis tenaga surya yang terintegrasi dengan penyimpanan energi.

Baca Juga :   Dugaan Kecurangan di JAKI, Pemprov DKI Tingkatkan Pengawasan dan Teknologi

Kemudian fasilitasi proses distribusi energi di tingkat desa/kelurahan melalui KDKMP serta pengembangan dan implementasi model bisnis yang berkelanjutan.

Menkop Ferry berharap kesepakatan yang dijalin ini dapat segera ditindaklanjuti dengan pilot project yang riil agar dapat direplikasi secara masif untuk berbagai wilayah di Indonesia. Ia menilai bahwa penggunaan PLTS menjadi solusi yang logis dalam upaya memenuhi kebutuhan listrik di desa-desa atau kelurahan yang masih memiliki keterbatasan akses listrik.

“Harapannya dengan kerja sama ini bisa turut membantu pencapaian target Presiden untuk mencapai swasembada energi. PLTS ini bisa dikelola dan dimanfaatkan oleh koperasi-koperasi terutama KDKMP,” katanya.

eae2f597 8413 4a53 b542 b497d005ee20
Menkop Ferry Akui Masih Banyak Desa dan Kelurahan Belum Memiliki Kecukupan Akses Listrik

Menkop Ferry menyinggung bahwa implementasi pemanfaatan PLTS berskala mikro sebelumnya telah dilakukan uji coba antara Kemenkop dengan PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya, PT Pertamina New and Renewable Energy (NRE) di Pulau Sembur, Kelurahan Galang Baru, Kota Batam, Kepulauan Riau. Dalam proyek percontohan ini diluncurkan PLTS berkapasitas 100 Watt.

Ia berharap upaya yang dilakukan Kemenkop dengan berbagai pihak dapat menjadi batu loncatan agar percepatan pengembangan energi baru terbarukan khususnya untuk mendukung operasionalisasi KDKMP dapat lebih masif dilakukan.

Baca Juga :   LPDB Koperasi Perkuat Mitigasi Risiko Hukum, Evaluasi Klaim Penjaminan dan Penyelesaian Sengketa

Kemenkop membuka kesempatan yang luas bagi berbagai pihak yang ingin terlibat dalam upaya percepatan pemenuhan listrik bagi desa-desa atau kelurahan yang masih memiliki keterbatasan akses listrik dalam rangka mendukung operasionalisasi KDKMP.

“Kami yakin dengan penggunaan PLTS berskala setengah mega watt ini adalah menjadi solusi yang tepat terutama untuk mendukung operasionalisasi koperasi desa Merah Putih,” katanya.

Menkop Ferry menegaskan bahwa melalui kolaborasi ini akan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya anggota koperasi. Ia juga menjelaskan bahwa secara tidak langsung kerja sama ini sekaligus menjadi upaya untuk mendukung target Nett Zero Emission (NZE) 2060 yang ditetapkan pemerintah.

Sementara itu, Executive Chairman PT Energy Absolute Green X Indonesia Justin Joel menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan langkah strategis jangka panjang dalam membangun fondasi ekonomi masa depan Indonesia.

“Ini bukan sekadar proyek energi—ini adalah langkah strategis untuk membangun fondasi ekonomi masa depan Indonesia. Kami melihat koperasi sebagai platform yang memiliki potensi luar biasa untuk mendorong transformasi energi sekaligus membuka akses investasi yang lebih luas dan inklusif di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga :   Polda Metro Jaya Gelar Doa Bersama HUT ke-77 Polwan, 1.019 Personel Ikut Lewat Zoom
7fbc450c b324 4b0b a9dc 6f1429a4ed31
Menkop Ferry Akui Masih Banyak Desa dan Kelurahan Belum Memiliki Kecukupan Akses Listrik

Dalam kerja sama ini, PT Energy Absolute GreenX Indonesia akan berperan sebagai mitra strategis dalam penyediaan keahlian teknis, pengembangan teknologi, serta dukunganinvestasi di sektor energi terbarukan. Pendekatan inidiharapkan mampu memastikan implementasi program berjalan secara efektif, berkelanjutan, dan memiliki model bisnis yang kuat.

Direktur Utama PT Energy Absolute GreenX Indonesia, Zulnahar Usman menambahkan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk dukungan konkret terhadap program Pemerintah dalam membangun ekosistem energi berbasis masyarakat.

“Kami melihat koperasi sebagai fondasi ekonomi rakyat yang memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak transisi energi di tingkat akar rumput. Melalui kolaborasi ini, kami berkomitmen menghadirkan solusi energi yang berkelanjutan, terintegrasi, dan dapat dikelola secara inklusif oleh masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dalam kapasitasnya sebagai Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia Bidang Pengembangan Investasi Daerah, Zulnahar Usman menambahkan bahwa sinergi ini juga membuka peluang bagi mobilisasi investasi ke berbagai daerah.

“Program ini tidak hanya berbicara tentang energi, tetapi juga tentang bagaimana mendorong investasi masuk ke daerah secara lebih terstruktur, dengan koperasi sebagai penggerak utama. Ini akan memperkuat ekosistem ekonomi daerah serta memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Deva Rachman Tegaskan Program Inkubasi tak Boleh Hanya Berorientasi Pada Penyelesaian Kegiatan Secara Administratif

TERMINALNEWS.ID, BANDUNG – Program Inkubasi Bisnis Koperasi Tahun 2026 yang dijalankan...

Kodaeral IV Gelar Uji Terampil Glasgapur P1-P2 2026, Tingkatkan Kesiapan dan Profesionalisme Prajurit

TERMINALNEWS.ID, BATAM – Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) IV menggelar Uji...

Kemenkop dan Aspebindo Siap Perkuat Sinergi Untuk Mendukung Kemandirian Energi Nasional

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA - Kementerian Koperasi (Kemenkop) komitmen untuk terus memperkuat sinergi...

PEMILU ISRAEL DI UJUNG TANDUK: SAAT 18 KURSI ARAB MENENTUKAN NASIB ZIONIS

OLEH: Andi Malarangeng PEMILU Israel 27 Oktober 2026 berakhir dengan sebuah paradoks...

- A word from our sponsors -