BARCELONA, TERMINALNEWS.ID – Marcus Rashford resmi diperkenalkan sebagai pemain baru Barcelona pada Rabu (23/7) malam waktu setempat. Pemain asal Inggris itu bergabung dengan status pinjaman dari Manchester United untuk sisa musim 2025/26.
Rashford akan mengenakan seragam Blaugrana setelah kesepakatan yang membuat Barcelona menanggung gaji penuh sebesar £325.000 per pekan tercapai akhir pekan lalu.
Penyerang berusia 27 tahun itu mulai berlatih di Ciutat Esportiva pada Senin bersama pelatih Hansi Flick dan direktur olahraga Deco.
Kepindahan Rashford ke Camp Nou menjadi topik hangat, terutama setelah komentar tajam dari legenda Inggris sekaligus mantan striker Barcelona, Gary Lineker.

Dalam wawancara dengan Marca, Lineker menyebut bahwa Rashford adalah rekrutan yang bagus, namun menilai masalah utama justru berasal dari Manchester United.
“Barca sudah lama tidak punya pemain Inggris. Ini adalah perekrutan yang bagus,” ujar Lineker. “Dia pemain hebat, meski punya masalah di United beberapa tahun terakhir. Dia jarang bermain, tapi punya bakat besar. Masalahnya adalah Manchester United. Pemain yang keluar dari sana sering tampil lebih baik di tempat lain.”
Lineker melanjutkan, “Dia sangat cepat, berbahaya, dan juga orang yang baik. Saya harap dia bisa menunjukkan kualitasnya di sini. Dengan banyaknya pertandingan, dibutuhkan lebih banyak pemain inti. Saya pikir dia akan menjadi rekrutan yang hebat untuk Barca.”
Ketika diperkenalkan secara resmi di hadapan media, Rashford ditanya soal komentar Lineker yang menyebut bahwa dirinya bukanlah masalah di United, melainkan klub itu sendiri.

Rashford memberikan jawaban diplomatis yang mencuri perhatian.
“Situasi di Manchester United saat ini adalah klub sedang berada dalam masa transisi, dan ini sudah berlangsung cukup lama. Saya tidak punya hal buruk untuk dikatakan tentang United,” ujar Rashford.
Ia menambahkan, “Manchester United adalah bagian penting, bukan hanya dalam karier saya, tapi juga hidup saya. Saya bersyukur atas kesempatan bermain di sana. Namun dalam sepak bola, seperti halnya hidup, tidak semua berjalan sesuai rencana. Ini adalah langkah saya berikutnya, babak baru dalam karier saya.”
Rashford merupakan produk akademi Manchester United dan pendukung klub sejak kecil. Namun sejak Ruben Amorim mengambil alih kursi pelatih, ia tersingkir dari skuad utama karena dinilai tampil buruk dalam sesi latihan.
Ia bahkan dicoret dari skuad saat United menang dalam derby Manchester pada Desember lalu. Sejak itu, Rashford tak pernah tampil lagi dan dipinjamkan ke Aston Villa pada paruh kedua musim lalu.

Performanya di Villa membuatnya kembali dipanggil ke timnas Inggris pada Maret, namun statusnya di United tidak berubah.
Rashford juga kehilangan nomor punggung 10-nya dan dimasukkan ke dalam “skuad pinggiran” atau bomb squad bersama beberapa pemain lain seperti Alejandro Garnacho, Jadon Sancho, Antony, dan Tyrell Malacia.

