JAKARTA,TERMINALNEWS.ID -| Musisi Maia Estianty membagikan pengalamannya menjalani perubahan gaya hidup seiring bertambahnya usia. Memasuki usia 50 tahun pada 27 Januari 2026, Maia mengaku kini lebih memperhatikan kesehatan tubuh, terutama tulang dan sendi, agar tetap dapat beraktivitas secara optimal.
Maia mengatakan, keluhan fisik mulai ia rasakan sejak memasuki usia 40 tahun. Masalah pada lutut, punggung, dan persendian kaki menjadi keluhan yang paling sering muncul dan memengaruhi aktivitas sehari-hari.
“Di usia 40 tahun ke atas, biasanya yang duluan bermasalah itu lutut, punggung, dan persendian kaki. Saya juga mengalami itu,” ujar Maia dalam konferensi pers bertajuk “Etawalin bersama Maia Estianty Ajak Masyarakat Indonesia untuk #LebihKuatKejarSehat” di Jakarta, Selasa (27/1).
Ia mengungkapkan, kondisi tersebut sempat membuatnya kesulitan melakukan aktivitas dalam waktu lama, termasuk berjalan jauh dan beribadah. Maia bahkan pernah harus menggunakan kursi saat menunaikan salat karena nyeri pada lutut.
“Sekitar lima tahun lalu, waktu umrah, saya masih harus pakai kursi salat. Sekarang sudah tidak lagi,” katanya.
Menurut Maia, memasuki usia 50 tahun membuatnya semakin menyadari keterbatasan tubuh. Ia tidak lagi memaksakan diri seperti saat muda dan mulai menyesuaikan ritme aktivitas harian.
“Sekarang kalau ingin bergerak atau olahraga seperti lari, saya lebih mengerem. Tubuh tidak bisa diperlakukan seperti dulu,” ujar istri pengusaha Irwan Danny Mussry itu.
Perubahan gaya hidup, lanjut Maia, menjadi kunci agar tetap merasa kuat dan nyaman menjalani aktivitas sehari-hari. Ia rutin melakukan olahraga ringan yang berfokus pada penguatan otot inti dan tubuh bagian bawah, seperti bersepeda statis, latihan plank, serta jalan kaki dengan ritme bergantian atau interval walking.
Selain olahraga, Maia juga menekankan pentingnya menjaga pola makan. Menurutnya, kebiasaan makan bebas yang dilakukan saat muda tidak lagi bisa diterapkan di usia sekarang.
“Kalau dulu makan apa saja tidak masalah. Sekarang sudah tidak bisa. Harus lebih pilih-pilih,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Maia turut menyampaikan pesan kepada perempuan Indonesia seusianya agar tetap aktif dan percaya diri menjalani fase golden age. Ia menilai kesehatan fisik dan mental perlu dijaga secara seimbang.
“Konsumsi yang baik untuk tubuh, olahraga rutin, dan hati yang gembira itu penting,” katanya.
Maia juga mengingatkan pentingnya menjaga berat badan karena berpengaruh langsung pada kesehatan sendi. Beban tubuh berlebih, menurutnya, dapat memperparah keluhan pada lutut dan persendian.
“Semakin berat badan, semakin berat juga beban di sendi,” ujarnya.


