BerandaNewsNasionalLegislator Justin Adrian :...

Legislator Justin Adrian : Usut Penyebab Gangguan Sistem Bank DKI

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Sekretaris Komisi E DPRD Justin Adrian mendorong para pimpinan Bank DKI beserta jajarannya melakukan langkah tegas terhadap gangguan hukum yang mungkin terjadi pada Bank DKI.

Sebab, Bank DKI mengalami gangguan layanan sejak Sabtu 29 Maret lalu yang menyebabkan para nasabah kesulitan untuk melakukan aktifitas perbankan yakni transfer antarbank.

Akibatnya, nasabah yang ingin melakukan transfer antar bank harus menarik uang mereka terlebih dahulu melalui

Untuk itu, ia mendorong Bank DKI segera melaporkan indikasi serangan siber kepada lembaga penegak hukum bilamana hal itu benar terjadi.

“Saya mendorong jajaran direksi DKI bilamana memang ada indikasi-indikasi peretasan itu supaya melibatkan penegak hukum,” ujar dia di gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (8/4).

Baca Juga :   Kemkomdigi Tegur Steam: Rating Gim IGRS Tak Resmi, Berpotensi Menyesatkan

Justin menilai gangguan yang terjadi pada Bank DKI berdampak dan tentunya menyulitkan nasabah. Seperti tidak bisa melakukan transfer antarbank atau off us dan transaksi pembayaran menggunakan QRIS lewat aplikasi JakOne Mobile.

Termasuk tak berfungsinya transaksi ATM melalui jaringan bank lain. “Ini menyulitkan masyarakat juga,” ujar dia.

Justin mengatakan, upaya-upaya tersebut diperlukan untuk menjaga kepercayaan nasabah yang menjadi kunci dalam keberlangsungan dan keberhasilan bisnis perbankan ke depannya.

“Yang dipikul ini kan kepercayaan dari masyarakat DKI Jakarta, nasabah juga,” tegas Justin.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Bank DKI Agus H. Widodo menegaskan, gangguan layanan perbankan yang terjadi sejak tanggal 29 Maret 2025 hingga beberapa hari selanjutnya bukan akibat pembobolan atau peretasan dari pihak luar.

Baca Juga :   Gubernur Lampung Dukung Daerahnya jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027

Agus menjelaskan, sejak akhir Maret lalu, sistem pengamanan internal bank DKI secara otomatis mendeteksi adanya gangguan dan langsung mengaktifkan fitur pemeliharaan sistem keamanan.

Berbagai proses pemeliharaan di antaranya percepatan pemulihan sistem atau recovery, koordinasi intensif dengan pihak regulator, audit sistem secara menyeluruh, dan penguatan manajemen risiko sistem teknologi informasi. (DaBon)

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Mitsubishi Fuso Perkuat Standarisasi Karoseri untuk Tingkatkan Kualitas & Keselamatan Kendaraan Niaga

TERMINALNEWS.ID, TANGERANG – PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), distributor...

11 Tahun Media Sudut Pandang, Konsisten Menjaga Integritas dan Kepercayaan Publik

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Memasuki usia ke-11 tahun, PT Majalah Sudut Pandang...

KI DKI Jakarta dan Dinas Kominfotik Sinergi Sukseskan Kick Off E Monev Keterbukaan Informasi Publik untuk 1001 Badan Publik

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Komisi Informasi (KI) Provinsi DKI Jakarta bersama Dinas...

Wali Kota Munjirin Ajak Warga Optimalkan Pekarangan untuk Dukung Ketahanan Pangan

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA - Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, bersama Ketua...

- A word from our sponsors -