BerandaEntertainmentKREATOR JUMBO KEMBALI VISINEMA...

KREATOR JUMBO KEMBALI VISINEMA STUDIOS HADIRKAN FILM LIVE ACTION NA WILLA DI LEBARAN 2026

◾️Sebuah Film Keluarga yang Hangat, Intim, dan Magis dari Sudut Pandang Anak

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID -|  Setelah mencetak sejarah lewat Jumbo, film Indonesia terlaris sepanjang masa, para kreatornya kembali bersatu untuk menghadirkan karya terbaru berjudul Na Willa. Diproduksi oleh Visinema Studios, film live-action ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia pada Lebaran 2026.

Bersatunya kembali tim kreator Jumbo menandai kelahiran sebuah film keluarga yang berbeda. Na Willa tidak dirancang sebagai tontonan keluarga konvensional, melainkan sebagai pengalaman sinematik yang intim dan personal, mengajak penonton memandang dunia dari sudut pandang seorang anak serta merayakan keajaiban-keajaiban kecil yang kerap terlewatkan.

Diadaptasi dari buku cerita legendaris karya Reda Gaudiamo, Na Willa membawa penonton ke Indonesia era 1960-an melalui mata seorang anak perempuan berusia enam tahun. Film ini menyelami keseharian yang sederhana namun penuh makna rumah, gang, keluarga, suara radio, dan benda-benda kecil yang terasa hidup, sarat rasa ingin tahu, dan keajaiban.

Alih-alih mengandalkan konflik besar atau dramatika konvensional, Na Willa justru merayakan emosi-emosi kecil, perubahan yang sunyi, serta pengalaman tumbuh yang membekas.

Baca Juga :   Reydi & Merie Persembahkan “22 Tahun”, Lagu Duet Pertama yang Dirangkai Denny Chasmala

Chief Content Officer Visinema Studios sekaligus produser Jumbo dan Na Willa, Anggia Kharisma, menegaskan pentingnya momen Lebaran bagi film keluarga Indonesia.

“Respons luar biasa penonton terhadap Jumbo di Lebaran lalu menunjukkan satu hal yang jelas: keluarga Indonesia merindukan film yang hangat, yang bisa ditonton bersama, dibicarakan, dan dibawa pulang perasaannya setelah keluar dari bioskop,” ujar Anggia.

“Lewat Na Willa, kami ingin kembali menghadirkan pengalaman yang bermakna bagi anak-anak kita, dan juga bagi anak-anak di dalam diri kita di momen yang begitu penting bagi keluarga Indonesia.”

Disutradarai dan ditulis oleh Ryan Adriandhy, Na Willa digarap dengan pendekatan realisme yang terasa magis.

“Na Willa adalah film tentang cara seorang anak memandang dunia dengan kejujuran, rasa kagum, dan kepekaan yang sering kita lupakan saat dewasa,” ujar Ryan.

“Kami ingin menghadirkan keajaiban bukan lewat fantasi, melainkan lewat realisme yang terasa magis ketika dilihat dari sudut pandang anak.”

IMG 20251231 WA0013 IMG 20251231 WA0012

Tentang Film Na Willa

Na Willa mengisahkan seorang gadis kecil berusia enam tahun yang meyakini bahwa dunia kecilnya di sebuah gang di Surabaya adalah tempat paling sempurna. Dunia di mana lagu-lagu dari radio terasa hidup, kios langganan selalu menyimpan kejutan, dan setiap hari adalah kesempatan untuk bertualang bersama teman-temannya.

Baca Juga :   “Abadi Nan Jaya”: Dari Desa Jawa ke Panggung Dunia, Zombi Indonesia Menyapa Global

Namun seiring waktu, dunia kecil itu perlahan berubah. Hal-hal yang dulu selalu terasa ramai mulai bergeser, mendorong Na Willa melangkah ke ruang-ruang baru yang belum ia kenal. Dari perjalanan tersebut, Na Willa belajar bahwa tumbuh berarti berani menghadapi perubahan, dan bahwa keajaiban tidak selalu hilang ia hanya menemukan bentuk dan tempat yang berbeda.

Gambaran dunia Na Willa pertama kali diperkenalkan melalui teaser trailer berdurasi 1 menit 31 detik yang telah dirilis. Cuplikan ini menghadirkan potret Indonesia tahun 1960-an secara realistis, dengan pendekatan visual yang sederhana, hangat, dan penuh detail. Rumah, gang, suara, dan ritme keseharian hadir bukan sekadar sebagai latar, melainkan sebagai bagian dari cara seorang anak memahami dunia.

Melalui karakter Na Willa yang diperankan oleh Luisa Adreena, teaser ini mengajak penonton kembali pada kenangan masa kecil ketika dunia terasa luas, dekat, dan penuh rasa ingin tahu.

Berbeda dari film keluarga pada umumnya, Na Willa tidak dibangun sebagai kisah fantasi. Keajaibannya lahir dari hal-hal kecil dalam keseharian yang menjadi pengalaman besar di mata seorang anak. Pendekatan inilah yang menjadikan Na Willa sebuah film yang lembut, jujur, dan membekas.

Baca Juga :   Jelang Akhir Persidangan, Fariz RM Masih Berharap Diberi Kesempatan Untuk Menjalani Rehabilitasi

Film ini dibintangi oleh Luisa Adreena sebagai Na Willa, Irma Rihi sebagai Mak, dan Junior Liem sebagai Pak, menghadirkan potret keluarga Indonesia yang hangat dan dekat.

Kisah yang Tumbuh Bersama Pembacanya

Dikembangkan dengan restu penuh dari Reda Gaudiamo, Na Willa mendapatkan kepercayaan langsung dari penulis aslinya untuk dihidupkan ke layar lebar. Dukungan ini menjadi fondasi penting dalam proses kreatif film, memastikan semangat, kehangatan, dan kejujuran cerita tetap terjaga.

Diceritakan sepenuhnya dari sudut pandang anak, Na Willa bukan sekadar film untuk ditonton bersama keluarga, melainkan film yang mengajak penontonnya mengingat kembali bagaimana rasanya menjadi anak kecil ketika dunia terasa besar, dekat, dan penuh keajaiban.

“Kami berharap Na Willa bisa menjadi teman bagi keluarga Indonesia di Lebaran 2026 film yang ditonton bersama, dirasakan bersama, dan dibicarakan pelan-pelan setelah lampu bioskop menyala kembali,” tutup Anggia.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Royalti Musik dan Keadilan Pencipta: Harapan Baru di Era Tata Kelola LMKN

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID — Tata kelola royalti dalam industri musik tidak semata berbicara...

GSW Pantura Jadi Proyek Strategis Nasional, Pemerintah Siapkan Otorita Khusus

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID— Proyek Giant Sea Wall (GSW) di kawasan Pantai Utara (Pantura)...

Polemik LMKN Kembali Mengemuka, LMK Klaim Sistem Royalti Rugikan Pencipta Lagu

JAKARTA,TERMINALNEWS ID— Polemik yang menyeret nama Lembaga Manajemen Kolektif Nasional kembali...

Arca “Mbah Bhelet” Dipindahkan, Fadli Zon Tekankan Penguatan Nilai Budaya Borobudur

MAGELANG,TERMINALNEWS.ID — Menteri Kebudayaan Fadli Zon menghadiri Ritual Ageng Boyongan Mbah...

- A word from our sponsors -

spot_img