BerandaNasionalKemen PPPA Gandeng Kedubes...

Kemen PPPA Gandeng Kedubes Inggris dan Polri, Siapkan MoU Perkuat Benteng Perlindungan Perempuan & Anak

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID— Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) bersiap meneken kolaborasi strategis bersama Kedutaan Besar Inggris dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk memperkuat upaya pencegahan serta penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Komitmen lintas sektor dan lintas negara ini akan dituangkan dalam Nota Kesepahaman (MoU) yang tengah difinalisasi ketiga pihak.

Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan Kemen PPPA, Desy Andriani, mengatakan kerja sama tersebut diarahkan untuk memperkokoh sistem perlindungan, termasuk dalam kasus kekerasan seksual dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

“Pertemuan ini membahas rencana penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kemen PPPA, Kedutaan Besar Inggris, dan Polri. Kerja sama ini untuk memperkuat pencegahan dan penanganan berbagai bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak,” ujar Desy, Senin (9/2).

Baca Juga :   Pembayaran Layanan Keimigrasian Harus Dilakukan Paling Lambat Pada 31 Desember 2024

Menurut Desy, kolaborasi lintas institusi menjadi kebutuhan mendesak agar perlindungan bisa berjalan lebih komprehensif dan berkelanjutan. Dalam rancangan MoU, sejumlah fokus utama telah disiapkan, mulai dari pencegahan kekerasan seksual, peningkatan layanan perlindungan hak perempuan dan anak, penguatan kapasitas pekerja sosial, hingga penyusunan rencana kerja terpadu.

“Kemen PPPA berkomitmen memperkuat layanan perlindungan, dari pencegahan sampai penanganan dan pemulihan korban. MoU ini diharapkan menjadi kerangka kerja bersama yang konkret,” tambahnya.

Wakil Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Matthew Downin, menyambut positif inisiatif tersebut. Ia menilai kerja sama ini penting untuk memastikan korban perempuan dan anak termasuk warga negara Inggris di Indonesia mendapatkan akses dukungan yang cepat dan tepat.

Baca Juga :   Amien Rais Dukung Amandemen Ulang Konstitusi

Matthew juga menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari penguatan hubungan bilateral Inggris Indonesia, yang sebelumnya ditandai dengan penandatanganan Kemitraan Strategis oleh Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer pada 21 Januari lalu.

Sementara itu, Polri melalui Brigjen Pol Dra. A.A. Sagung Dian Kartini (Karokerma KL Stamaops Polri) kembali menegaskan komitmen institusinya dalam memperluas perlindungan perempuan dan anak, termasuk lewat pembentukan direktorat khusus serta peningkatan layanan terpadu hingga ke daerah.

Sebagai tindak lanjut, Kemen PPPA, Mabes Polri, dan Kedutaan Besar Inggris sepakat melanjutkan pembahasan teknis agar MoU tentang Penguatan Bantuan untuk Kasus KDRT dan Kekerasan Seksual di Indonesia dapat segera dirampungkan dan diimplementasikan.

Baca Juga :   Moderasi Beragama Penopang Empat Pilar Kebangsaan Indonesia

Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah konkret menuju sistem perlindungan yang lebih kuat, responsif, dan berkelanjutan bagi perempuan serta anak di Indonesia.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Royalti Musik dan Keadilan Pencipta: Harapan Baru di Era Tata Kelola LMKN

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID — Tata kelola royalti dalam industri musik tidak semata berbicara...

GSW Pantura Jadi Proyek Strategis Nasional, Pemerintah Siapkan Otorita Khusus

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID— Proyek Giant Sea Wall (GSW) di kawasan Pantai Utara (Pantura)...

Polemik LMKN Kembali Mengemuka, LMK Klaim Sistem Royalti Rugikan Pencipta Lagu

JAKARTA,TERMINALNEWS ID— Polemik yang menyeret nama Lembaga Manajemen Kolektif Nasional kembali...

Arca “Mbah Bhelet” Dipindahkan, Fadli Zon Tekankan Penguatan Nilai Budaya Borobudur

MAGELANG,TERMINALNEWS.ID — Menteri Kebudayaan Fadli Zon menghadiri Ritual Ageng Boyongan Mbah...

- A word from our sponsors -

spot_img