BerandaEntertainmentHangatnya Reuni Seniman 90-an:...

Hangatnya Reuni Seniman 90-an: Dari Tenda Biru hingga Kisah Kasih di Sekolah yang Tak Pernah Usang

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID -| Suasana hangat penuh cerita mengalir di sebuah sudut Jakarta Pusat. Di Hotel Golden Boutique Kemayoran, Senin (27/4), waktu seakan berputar mundur. Bukan sekadar acara halal bihalal, tapi pertemuan jiwa-jiwa yang pernah mewarnai era keemasan musik Indonesia.

Diinisiasi oleh musisi Wahyu WHL, momen ini menjadi ruang temu bagi para pencipta lagu dan penyanyi senior yang pernah berjaya di era kaset dan CD masa ketika Glodok menjadi saksi geliat industri musik tanah air.

Bagi pencipta lagu legendaris di balik “Tenda Biru” yang dipopulerkan Desy Ratnasari, acara ini bukan sekadar temu kangen. Lebih dari itu, ini adalah simbol toleransi, kebersamaan, dan rasa saling menghargai yang telah lama terjalin di antara para seniman.

Baca Juga :   Desta Jadi Dono! Poster Baru “Warkop DKI Reborn” Hebohkan Media Sosial

Silaturahmi ini terasa begitu bermakna. Di usia yang tak lagi muda, mereka berkumpul bukan hanya untuk mengenang, tetapi juga saling menguatkan. Ada cerita tentang perjuangan, tentang panggung-panggung yang pernah dipijak, hingga tentang harapan yang masih menyala meski zaman telah berubah.

Nama-nama besar seperti Obbie Messakh,Angga Widodo,Koko Thole,Ade Putra,Indah Permatasari,Cherry LZ,Hetty Soenjaya,Fenty Noor,Ria Resty Fauzi, Maxie Mamiri, Amin Ivos, hingga Hermes Sihombing turut hadir, membaur dalam suasana penuh keakraban. Tawa, pelukan, dan cerita lama berpadu menjadi satu.

Menurut Obbie, momen seperti ini bukan hanya mempererat persaudaraan, tetapi juga menjadi ruang berbagi tentang realitas yang kini dihadapi para pelaku seni, termasuk persoalan royalti yang masih menjadi perjuangan bersama.

Baca Juga :   BNI Agen46 Hadir di Booth wondrous BNI Java Jazz Festival 2024, Ikuti Keseruan Gamesnya

Namun malam itu, bukan hanya cerita yang dibagikan melainkan juga musik yang kembali hidup.

IMG 20260428 WA0041 IMG 20260428 WA0038

Obbie membawakan “Kisah Kasih di Sekolah” dan “Sakit Gigi”, menghidupkan kembali kenangan yang tak lekang waktu. Ria Resty Fauzi menyentuh hati lewat “Sepatu dari Kulit Rusa”, sementara Ade Putra menghadirkan “Si Jantung Hati” dengan penuh rasa.

Salah satu momen paling memukau datang dari Amin Ivos. Di usia 83 tahun, ia tampil enerjik membawakan lagu Suspicious Minds milik Elvis Presley. Suaranya masih kuat, karismanya tak pudar seolah menegaskan bahwa musik tak mengenal usia.

Malam itu bukan sekadar reuni. Ia adalah perayaan perjalanan, penghormatan pada karya, dan bukti bahwa kenangan indah akan selalu menemukan jalannya untuk kembali hidup.[*]

Baca Juga :   Dosma Hazenbosch Ungkap Awal Mula Pertemuannya dengan Salshabilla Adriani di 'Bidadari Surga'

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Royalti Musik dan Keadilan Pencipta: Harapan Baru di Era Tata Kelola LMKN

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID — Tata kelola royalti dalam industri musik tidak semata berbicara...

GSW Pantura Jadi Proyek Strategis Nasional, Pemerintah Siapkan Otorita Khusus

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID— Proyek Giant Sea Wall (GSW) di kawasan Pantai Utara (Pantura)...

Polemik LMKN Kembali Mengemuka, LMK Klaim Sistem Royalti Rugikan Pencipta Lagu

JAKARTA,TERMINALNEWS ID— Polemik yang menyeret nama Lembaga Manajemen Kolektif Nasional kembali...

Arca “Mbah Bhelet” Dipindahkan, Fadli Zon Tekankan Penguatan Nilai Budaya Borobudur

MAGELANG,TERMINALNEWS.ID — Menteri Kebudayaan Fadli Zon menghadiri Ritual Ageng Boyongan Mbah...

- A word from our sponsors -

spot_img