TERMINALNEWS.ID, YOGYAKARTA – Tuan rumah Indonesia tampil impresif dengan meloloskan delapan atlet ke babak final pada hari pertama kualifikasi Kejuaraan Asia U-17 & U-19 Modern Pentathlon 2026, Selasa (12/5/2026), di Kompleks Olahraga Akademi Angkatan Udara (AAU), Yogyakarta.
Indonesia menurunkan kekuatan penuh dengan masing-masing enam atlet di kategori putri U-17 dan U-19. Hasilnya, empat atlet berhasil lolos ke final di setiap kategori yang dipertandingkan.
Pada kategori U-17 putri, empat wakil Indonesia yang memastikan tiket final adalah Kirana Zhaafira Putri yang menempati peringkat keempat dengan 1.174 poin, Nadira Naufa Putri di posisi kedelapan dengan 1.141 poin, Halisa Nadira Putri di peringkat ke-11 dengan 1.124 poin, serta Nisrina Aira Firdaus di posisi ke-12 dengan 1.110 poin.
Sementara itu, dua atlet Indonesia lainnya, Ananda Defiana Tharisa dan Sarah Azra Handono, harus terhenti di babak kualifikasi yang diikuti 22 peserta.

Gelar juara kualifikasi U-17 diraih atlet Uzbekistan, Mehrinizo Kahramaonova, dengan total 1.236 poin. Posisi kedua dan ketiga ditempati wakil Kazakhstan, Azhar Bolat dengan 1.232 poin dan Yana Bespalova dengan 1.194 poin.
Persaingan ketat juga terjadi di kategori U-19 putri. Atlet Kazakhstan, Andreyeva Polina, keluar sebagai juara kualifikasi dengan raihan 1.246 poin. Posisi kedua ditempati Samira Abzalova dari Uzbekistan dengan poin yang sama, sementara Diana Chshedrova dari Kazakhstan berada di urutan ketiga, juga dengan 1.246 poin.
Meski menghadapi dominasi atlet Asia Tengah, Indonesia tetap mampu mengamankan empat tempat di final kategori U-19. Mereka adalah Fika Nur Ambiya yang finis di peringkat kelima dengan 1.155 poin, Masyifa Fauztina Nurwahid di posisi kesembilan dengan 973 poin, Tahta Kirana Kalifa Safa di peringkat ke-12 dengan 778 poin, dan Kinara Rafathiya Aila di posisi ke-13 dengan 765 poin.

Satu wakil Indonesia lainnya, Rahmawati Erni Putri, belum berhasil melaju setelah menempati peringkat ke-16 dengan 670 poin.
Keberhasilan meloloskan delapan atlet ke final menjadi modal positif bagi Indonesia untuk bersaing memperebutkan medali di Kejuaraan Asia Modern Pentathlon 2026.


