OLEH: Nabil M. Salim
MIMPI TIMNAS Garuda untuk mengangkat trofi ASEAN Cup 2026 langsung diuji sejak awal. Undian menempatkan Indonesia satu grup dengan Vietnam, sang juara bertahan yang belum terkalahkan dalam 23 laga terakhir.
Belum cukup? Raksasa 7 kali juara Thailand juga mengintai dari Grup B. Jalan menuju final dipastikan tidak akan mulus.
Grup A: Ujian Berat Dimulai Sejak Fase Grup
Hasil drawing FIFA ASEAN Cup 2026 menempatkan Timnas Indonesia di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan pemenang playoff Brunei Darussalam vs Timor Leste.
Dari semua nama itu, Vietnam jadi lawan yang paling disorot. Status mereka bukan tim biasa.
Vietnam: Juara Bertahan dengan Mental Baja
The Golden Star Warriors datang dengan 3 senjata utama:
1. Raja Baru ASEAN
Vietnam baru saja mengunci gelar ASEAN Cup 2026 setelah menaklukkan Thailand 4-2 secara agregat di final 22-26 Agustus 2026. Menang 2-0 di Bangkok lewat gol Nguyen Hai Long dan Nguyen Quang Hai, lalu imbang 2-2 di Hanoi.
2. Mesin Gol + Pertahanan Tembok
Sepanjang turnamen, Vietnam hanya kebobolan 1 gol dan mencetak 17 gol. Di semifinal mereka bahkan menggilas Malaysia 4-0.
3. Rekor 23 Laga Tanpa Kalah
Catatan ini jadi rekor baru sepak bola Asia Tenggara. Ditambah 3 kemenangan beruntun atas Thailand, mental Vietnam sedang di puncak.
Pelatih Kim Sang-sik punya banyak opsi. Dengan keunggulan, Vietnam bisa bermain pragmatis: bertahan rapat lalu menusuk lewat serangan balik cepat.
Thailand: Hantu 7 Gelar Mengintai dari Grup B
Meski tidak satu grup dengan Indonesia, Gajah Perang tetap jadi ancaman utama.
Thailand pemegang rekor 7 trofi ASEAN. Pelatih Anthony Hudson bahkan menyebut Vietnam sebagai favorit karena persiapan dan kedalaman skuad. Tapi secara historis Thailand masih unggul: dari 11 pertemuan terakhir, Thailand menang 5, imbang 4, Vietnam menang 2.
Artinya, jika Garuda lolos dari Grup A, duel kontra Thailand di semifinal atau final sangat mungkin terjadi.
Peluang Indonesia
Realistanya, Garuda harus bangkit dari kegagalan di edisi 2024. Rekor terakhir vs Vietnam juga belum berpihak: kalah 0-1 pada Desember 2025.
Tapi ada asa. Kemenangan 6-1 atas Thailand jadi bukti Garuda bisa meledak. Kuncinya jelas: wajib curi poin saat lawan Vietnam, dan sapu bersih 3 laga lainnya.
Penutup
ASEAN Cup 2026 bukan lagi soal siapa jago di Asia Tenggara. Ini soal siapa yang berani menumbangkan Vietnam yang sedang di puncak, dan melewati bayang-bayang Thailand.
Bagi Timnas Garuda, lolos dari “Grup Neraka” ini artinya sudah selangkah di semifinal. Pertanyaannya sekarang: siapkah kita dobrak tembok itu?
*Nabil M. Salim, Pengamat Sepakbola nasional

Editor: Tommy R.Arief

