TERMINALNEWS.ID, LONDON – Liverpool dan Chelsea disebut mendapat peluang besar untuk mendatangkan salah satu gelandang muda paling menjanjikan di dunia pada bursa transfer musim panas 2026. Pemain yang dimaksud adalah Lamine Camara, gelandang AS Monaco berusia 22 tahun.
Bursa transfer musim panas 2026 berlangsung cukup dramatis. Rekor transfer Inggris bahkan sudah dua kali dipecahkan. Elliot Anderson pindah dari Nottingham Forest ke Manchester City dengan nilai £116 juta atau sekitar Rp2,57 triliun, sebelum Morgan Rogers bergabung dengan Chelsea dari Aston Villa dengan mahar £117 juta atau sekitar Rp2,59 triliun.
Chelsea dan Tottenham menjadi dua klub yang paling banyak mengeluarkan uang sejauh ini. Sementara itu, Liverpool diperkirakan akan mencatat salah satu transfer terbesar setelah menyelesaikan kepindahan winger Paris Saint-Germain, Bradley Barcola, dengan nilai sekitar £120 juta atau Rp2,66 triliun.
Selain Barcola, Liverpool juga telah mengeluarkan €40 juta atau sekitar Rp766 miliar untuk mengaktifkan klausul pelepasan winger Osasuna, Victor Munoz. Klub berjuluk The Reds itu juga mendapatkan Ronald Araujo dari Barcelona dengan status pinjaman selama satu musim.
Namun, Liverpool masih berpotensi kembali aktif di pasar transfer. Chelsea pun demikian. Kedua klub dilaporkan mendapat kesempatan untuk merekrut Camara dalam kesepakatan pada hari-hari terakhir bursa transfer.
Menurut laporan Ben Jacobs, pelatih Liverpool Xabi Alonso dan pelatih Arsenal Andoni Iraola disebut telah ditawari kesempatan untuk mendatangkan pemain Monaco tersebut sebelum bursa transfer ditutup pada Selasa, 1 September 2026.
Liverpool dan Chelsea memang sama-sama dikabarkan ingin memperkuat lini tengah. Camara dinilai bisa menjadi opsi menarik apabila klub mendapatkan kesempatan untuk merekrutnya dengan harga yang sesuai.
Monaco Bersedia Melepas Camara
Monaco disebut terbuka untuk menjual Camara dengan harga yang tepat. Klub asal Prancis itu sebelumnya telah menolak tawaran resmi dari Crystal Palace pada awal bulan ini.
Nilai transfer Camara sendiri belum diketahui secara pasti. Namun, sejumlah laporan memperkirakan Monaco menginginkan sekitar €40-50 juta atau sekitar Rp766 miliar hingga Rp958 miliar.
Bagi Liverpool, kebutuhan terhadap gelandang dengan karakter kuat semakin terlihat setelah hasil imbang 2-2 melawan Newcastle United pada pertandingan pembuka Premier League, ditambah kepergian Curtis Jones.
Sementara Chelsea juga berpotensi membutuhkan pemain seperti Camara apabila Enzo Fernandez benar-benar meninggalkan klub sebelum penutupan bursa transfer.
Camara dinilai memiliki karakter permainan yang sesuai untuk kebutuhan kedua klub. Selain memiliki kemampuan menguasai bola, ia juga dikenal memiliki daya jelajah tinggi dan mampu memberikan kekuatan dalam perebutan bola di lini tengah.
Filipe Luis Sebut Camara Salah Satu yang Terbaik di Dunia
Pelatih baru Monaco, Filipe Luis, bahkan memberikan pujian tinggi kepada Camara. Ia menyebut pemain asal Senegal tersebut sebagai salah satu gelandang terbaik di dunia.
“Kami mungkin sedang membicarakan salah satu gelandang terbaik di dunia,” ujar Luis ketika ditanya mengenai Camara.
Menurut Luis, Camara memiliki kualitas teknik yang sangat baik serta kemampuan untuk menjangkau area lapangan yang luas.
“Dia memiliki kualitas saat menguasai bola, mampu mencakup area yang luas, dan benar-benar pemain kelas atas,” kata Luis.
Luis juga berharap Camara tetap bertahan di Monaco. Ia menilai sang gelandang akan memiliki peran penting dalam rencana permainannya musim ini.
Camara sejauh ini telah mencatat 74 penampilan bersama AS Monaco, dengan torehan enam gol dan 11 assist.
Dengan waktu bursa transfer yang semakin menipis, Liverpool dan Chelsea harus bergerak cepat jika benar-benar ingin mendapatkan jasa pemain berusia 22 tahun tersebut. Jika Monaco bersedia menurunkan harga demi mendapatkan pemasukan, transfer Camara berpotensi menjadi salah satu kesepakatan menarik sebelum bursa transfer musim panas 2026 ditutup.

