LONDON, TERMINALNEWS.ID – Tottenham Hotspur dikabarkan tengah mempertimbangkan langkah cepat untuk menunjuk Roberto De Zerbi sebagai pelatih baru.
Mengutip laporan Teamtalk, manajemen Spurs telah mengidentifikasi pelatih Marseille tersebut sebagai kandidat kuat untuk menggantikan Thomas Frank pada akhir musim ini, bahkan tak menutup kemungkinan dilakukan lebih cepat.
Roberto De Zerbi bukan nama asing di Premier League. Mantan pelatih Brighton & Hove Albion itu pernah menuai pujian tinggi, termasuk dari manajer Arsenal Mikel Arteta yang menyebutnya sebagai pelatih “kelas dunia” dengan sentuhan gaya Pep Guardiola.
De Zerbi sendiri disebut siap mencari tantangan baru, dan kembali ke Liga Inggris menjadi opsi yang sangat menarik baginya.

Saat ini, De Zerbi masih terikat kontrak bersama Marseille hingga musim panas 2027. Meski demikian, belum jelas apakah pelatih asal Italia tersebut bersedia meninggalkan klub Prancis itu di tengah musim, terutama ketika Marseille sedang berada dalam performa kompetitif.
Jika Tottenham mampu membujuk De Zerbi untuk menggantikan Thomas Frank di tengah musim, dampaknya diyakini bisa sangat besar terhadap perjalanan Spurs hingga akhir kompetisi. De Zerbi dikenal sukses mengubah Brighton menjadi salah satu tim paling atraktif dan komplet di Premier League, berkat filosofi permainan menyerang dan penguasaan bola yang modern.
Meski kerap dikenal dengan karakter emosional di pinggir lapangan, kualitas De Zerbi sebagai pelatih tak diragukan. Pendekatan taktisnya dinilai mampu menghidupkan kembali performa Tottenham yang saat ini dinilai stagnan.
Ketidakpuasan suporter Tottenham terhadap Thomas Frank semakin meningkat. Gaya permainan yang dianggap membosankan menjadi salah satu alasan utama. Situasi makin memanas setelah Frank tertangkap kamera meminum dari cangkir bermerek Arsenal jelang kekalahan 2-3 Spurs dari Bournemouth, yang memicu kritik tajam dari fans.
Dengan kondisi tersebut, Tottenham dikabarkan menginginkan pelatih yang mampu menyuguhkan sepak bola menyerang, menghibur pendukung, serta membangkitkan respons positif dari para pemain. Roberto De Zerbi dinilai memenuhi seluruh kriteria tersebut.
Namun, tantangan besar masih menanti. Marseille saat ini berada di peringkat ketiga Ligue 1 dan masih berjuang di Liga Champions. Faktor itu bisa membuat De Zerbi memilih bertahan hingga akhir musim demi melihat sejauh mana prestasi yang bisa diraih bersama raksasa Prancis tersebut.

