TERMINALNEWS.ID, JOHOR — Chelsea menutup tur pramusim mereka di Asia dengan hasil imbang 3-3 melawan klub Malaysia, Johor Darul Ta’zim (JDT). Pertandingan yang berlangsung sengit tersebut sempat diperkirakan berlanjut ke adu penalti, tetapi eksekusi dari titik putih justru dibatalkan.
Hasil tersebut menjadi penutup yang cukup kontroversial bagi tur pramusim Chelsea di Asia. Tim asuhan Xabi Alonso selanjutnya akan kembali ke Inggris untuk menghadapi Real Sociedad di Stamford Bridge pada laga pramusim terakhir sebelum memulai kompetisi Premier League.
Chelsea dijadwalkan membuka kiprah mereka di Premier League dengan menghadapi Fulham, sesama klub asal London Barat.
Delap Cetak Dua Gol dari Titik Penalti
Dalam pertandingan melawan JDT, Alonso melakukan sejumlah perubahan terhadap susunan pemainnya. Penyerang Inggris, Liam Delap, menjadi salah satu pemain yang mendapat sorotan setelah mencetak dua gol melalui tendangan penalti.
Chelsea justru lebih dahulu tertinggal. JDT memanfaatkan serangan balik dan Arif Aiman berhasil mencetak gol setelah menerima umpan mendatar Marcos Guilherme.
Chelsea kemudian mendapat hadiah penalti pada menit ke-42. Delap yang dipercaya sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Penyerang Inggris itu kembali mencetak gol melalui titik penalti pada menit ke-61 sekaligus membawa Chelsea berbalik unggul 2-1.
Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan selama tiga menit. JDT mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Drama kembali terjadi menjelang pertandingan berakhir. JDT mencetak gol pada menit ke-86 dan kembali memimpin 3-2.
Chelsea akhirnya menyamakan kedudukan satu menit kemudian setelah Cristian Glauder melakukan gol bunuh diri. Skor 3-3 bertahan hingga peluit panjang dan semula pertandingan diperkirakan akan dilanjutkan dengan adu penalti.
Adu Penalti Mendadak Dibatalkan
Namun, sesuatu yang tidak biasa terjadi. Adu penalti yang semestinya menentukan pemenang ternyata tidak dilaksanakan.
Komentator CFC+ menyebut adu penalti kemungkinan dibatalkan karena situasi pertandingan yang memanas. Bahkan, dalam siaran tersebut terdengar seorang pejabat Chelsea mengatakan, “It’s written in the contract” atau “Itu sudah tertulis dalam kontrak.”
Keputusan tersebut membuat sejumlah pendukung Chelsea yang menyaksikan pertandingan melalui siaran langsung merasa bingung. Pasalnya, dari tayangan pertandingan, para pemain Chelsea terlihat sudah bersiap untuk menjalani adu penalti.
Hingga berita ini ditulis, belum ada penjelasan resmi mengenai alasan pasti pembatalan adu penalti tersebut.
Pertandingan Berlangsung Panas
Selain drama gol dan penalti, pertandingan juga berlangsung dengan tensi tinggi. Sejumlah tekel keras terjadi sepanjang laga.
Bek Chelsea, Tosin Adarabioyo, beberapa kali terlibat dalam perselisihan dengan pemain JDT. Ia terlihat berusaha melindungi rekan-rekannya setelah menilai beberapa tekel lawan terlalu keras dan juga beberapa kali menyampaikan keberatannya kepada wasit.
Penampilan Tosin juga mendapat sorotan dari sebagian pendukung Chelsea di media sosial. Beberapa fans bahkan meminta klub mempertimbangkan untuk menjual bek tersebut.
Sementara itu, penampilan Delap juga menjadi bahan perbincangan meski ia berhasil mencetak dua gol dari titik penalti.
Dengan hasil imbang 3-3 tersebut, Chelsea mengakhiri tur pramusim Asia mereka dengan penuh drama. Skuad asuhan Alonso kini akan kembali ke Inggris untuk mematangkan persiapan menghadapi musim baru.

