Gelaran Anugerah Kartini Musik dan Film Indonesia (AKMFI) 2025 yang digelar Forum Wartawan Hiburan (Forwan), Kapita, Kementrian Kebudayaan, LPP RRI mendapat apresiasi dari berbagai pihak.
“Saya mengapresiasi upaya FORWAN. Sebuah acara yang sangat bermakna karena dapat mempertemukan para insan – Musik dan Film – dalam kegiatan ini. Musik dan Film pada hakekatnya memang menyatu dan tidak dapat dipisahkan. Forwan sukses mengambil peran dgn menggelar Anugerah Kartini. Semoga berikutnya ada kegiatan serupa untuk pemusik dan pemain film pria,” tutur Kesit B Handoyo, Ketua PWI Jaya saat menghadiri acara AKMFI 2025 yang di gelar di Auditorium Radio Republik Indonesia (RRI), beberapa waktu lalu.
Sementara itu, Haris Jauhari, Wartawan senior yang juga pendiri Asosiasi Jurnalis Video ini mengakui kalau Acara AKMFI sukses dan istimewa.
“Saya suka dengan kinerja Forwan yang telah membuat acara keren, ini tidak lepas dari kharisma Ketua umum Forwan yang begitu kuat. Sehingga artis banyak yang mendukung. Ini nggak mudah dilakukan organisasi wartawan baru seperti Forwan. Tapi Forwan menjawab semua itu dengan aksi nyata. Pokokbya Forwan keren” kata Harus Jauhari.
Sementara dari kalangan artis yang sering diundang menghadiri acara serupa, Niniek L Karim mengaku bangga dengan kesuksesan Forwan dalam menggelar AKMFI.
“Bangga menjadi bagian Anugerah Kartini Musik dan Film, meski baru pertama kali tapi Acara berjalan sukses dan bergengsi. Salut pokoke,” ujar Niniek L Karim.
Ratna Listy yang sering diminta saran dan masukan oleh Sutrisno Buyil merasa bangga.
“Asal tahu ya, sampai dirumah setelah menghadiri acara Anugerah Kartini Musik dan film, saya sama panglima nangis Lo. Semua itu karena saya dan Panglima Langit bangga atas capaian Mas Buyil dan Forwan yang ingin memberikan apresiasi kepada seniman musik dan film. Saya tahu persis bagaimana Mas Buyil berjuang keras dari nol, hingga bisa menggelar acara yang menurut saya sekelas event penghargaan di televisi nasional. Apa nggak hebat,” kata Ratna Listy.
Hal itu juga disampaikan Ratna Listy saat Yatti Surachman menyambangi rumahnya di kota wisata Cibubur, Bogor.
“Gimana nggak Nangis Mbak Yatti, aku tahu prosesnya dari baru niat, Mas Buyil ngomongnya dirumah ini, dan buat proposal hingga dikirim ke sponsor. Begitu datang ke RRI, wah acaranya nggak semegah itu. Benar-benar nggak nyangka sama sekali,” tutur Ratna sambil menangis.
Sementara Panglima Langit kaget sekaligus bangga bisa menjadi bagian acara AKMFI dan menghibur tidak kurang 600 undangan yang hadir.
“Benar-benar nggak nyangka, Forwan bisa membuat acara sekeren itu, sepanjang perjalanan pulang kerumah kami bertiga ngomongin acara Anugerah Kartini Musik dan Film Indonesia ini,” kata Panglima Langit bangga
Yatti Surachman aktris yang diganjar trofi Anugerah Kartini Musik dan Film Indonesia untuk Kategori Kartini Film Berkarya 50 Tahun Berkarya Paling Keren.
“Aku tuh kenapa mau cawe-cawe, karena menurut ide Mas Buyil dan Forwan keren. Belum ada, dan berkat kerja keras panitia khususnya Mas Buyil. Acara AKMFI berjalan sukses, megah dan meriah. Ini yang membuat saya menaruh hormat kepada Mas Buyil dan Panitia. Tidak pernah menepuk dada, tapi kinerja keren,” ujar Yatti Surachman.
Sementara harapan agar AKMFI bisa Digelar tahun depan digelar kembali datang dari perwakilan Kementerian Kebudayaan.
“Tahun depan harapan kami, Anugerah Kartini Musik dan Film Indonesia digelar kembali dengan lebih meriah lagi. Insha Allah Forwan bisa,” jelas perwakilan Kementerian Kebudayaan yang enggan namanya disebut.

