TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Keputusan Dea Annisa mengenakan hijab dalam prosesi pernikahannya ternyata bukan sekadar pilihan busana untuk hari bahagia. Di balik penampilannya, ada niat yang telah lama disimpan aktris tersebut dan baru diwujudkan ketika memasuki fase pernikahan.
Dea mengungkapkan, keinginan untuk berhijab sebenarnya sudah muncul jauh sebelum dirinya menikah. Ia bahkan telah membayangkan momen pernikahan sebagai waktu yang tepat untuk memulai langkah tersebut.
“Pengen aja sih. Sebenarnya karena emang aku udah dari lama banget pengen kalau emang menikah pengennya pakai hijab gitu. Karena kan emang udah kewajiban gitu,” ujar Dea Annisa di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Jumat (14/8/2026).
Niat itu semakin mantap setelah mendapat dukungan dari sang suami, Zaki. Dea merasa bersyukur karena keputusan yang diambilnya mendapat respons positif dari pasangan.
Bagi Dea, hijab bukan hanya berkaitan dengan penampilan. Setelah mulai mengenakannya, ia justru merasakan perubahan dalam dirinya, terutama dalam hal kedekatan spiritual.
“Dan pengennya alhamdulillahnya didukung sama suami aku gitu. Jadi alhamdulillah lah senang, apa ya, kerasa lebih dekat aja karena ketika berhijab tuh aku ngerasa lebih dekat aja sih gitu,” tuturnya.
Menariknya, sebelum mengambil keputusan tersebut, Dea sendiri yang terlebih dahulu memastikan sikap Zaki. Ia bahkan sempat mendapat masukan dari sang kakak agar membicarakan hal itu dengan calon suaminya.
Saran tersebut diberikan lantaran keputusan berhijab saat menikah diharapkan benar-benar menjadi pilihan yang disepakati bersama.
“Justru aku yang nanya. Karena kakak aku ngomong ke aku kayak, ‘Kan Zaki bakal jadi suami kamu, kamu harus nanya dulu, nggak apa-apa nggak kalau nanti menikahnya pakai hijab?’ Karena emang udah pengen aku dari lama banget sih, aku pengen pas nikah tuh berhijab,” kata Dea.

Ada alasan yang lebih personal di balik keinginan Dea tersebut. Ia ingin suatu hari nanti bisa melihat kembali dokumentasi pernikahannya tanpa merasa ada bagian dari dirinya yang belum sesuai dengan niat yang ingin dijalani.
“Sebenarnya alasan utamanya karena aku pengennya ketika nanti ke depannya aku akan berhijab gitu, aku bakal bisa putar terus gitu memori pernikahan aku tanpa aku harus merasa bersalah gitu karena pas pernikahannya sudah pakai hijab,” ujarnya.
Lebih dari sekadar kenangan pribadi, Dea juga membayangkan foto dan video pernikahannya kelak menjadi bagian dari cerita keluarga. Ia ingin anak-anaknya dapat melihat momen tersebut ketika mereka tumbuh dewasa.
“Jadi mau sampai kapan pun, mau sampai nanti punya anak, anak-anak aku pun juga bisa lihat gitu,” ungkapnya.
Meski telah mengambil langkah untuk berhijab, Dea tidak merasa dirinya sudah sampai pada titik akhir perjalanan. Ia menyadari masih banyak hal yang perlu dipelajari dan diperbaiki dalam dirinya.
Bagi Dea, keputusan mengenakan hijab justru menjadi bagian dari proses untuk terus bertumbuh dan menjadi pribadi yang lebih baik.
“Insya Allah dimantapkan. Doain ya lagi belajar terus gitu. Lagi belajar terus jadi lebih baik. Amin,” pungkas Dea Annisa. (LEN)

