BerandaSportSoccerFormat 48 Tim Bikin...

Format 48 Tim Bikin Pendapatan FIFA di Piala Dunia 2026 Meledak

  • Proyeksi siklus 2023-2026 tembus Rp268 triliun. Bagaimana dengan Piala Dunia 2030 nanti?

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Turnamen sepak bola terbesar dunia bukan cuma soal gol. FIFA memproyeksikan pendapatan USD 13 miliar atau sekitar Rp268 triliun pada siklus 2023-2026. Angka ini jadi yang tertinggi dalam sejarah FIFA.

Dari total tersebut, sekitar USD 9 miliar atau Rp146,7 triliun berasal langsung dari Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko sejak 11 Juni lalu.

Pesta 48 negara di Piala Dunia 2026 ternyata juga jadi pesta cuan bagi induk organisasi sepak bola dunia tersebut.

Lonjakan pendapatan ini didorong format baru turnamen. Jumlah peserta naik dari 32 menjadi 48 negara, sehingga total pertandingan bertambah dari 64 menjadi 104 laga. Dampaknya, nilai hak siar, sponsorship, dan tiket ikut terdongkrak.

Baca Juga :   Ketua Komite Wasit PSSI Yakin Kinerja Wasit Siap Hadapi Super League & Profesional

Ditambah lagi, tiga negara tuan rumah memiliki pasar komersial terbesar di dunia. Infrastruktur stadion dan daya beli penonton di AS, Kanada, dan Meksiko jadi faktor kunci.

Kenaikan pendapatan FIFA juga berimbas ke pembagian hadiah.

Juara Piala Dunia 2026 akan menerima sekitar Rp890 miliar. Sementara tim yang lolos ke putaran final, bahkan yang terhenti di fase grup, tetap mendapat minimal Rp187 miliar.

Sebagian dana lainnya akan disalurkan ke 211 federasi anggota melalui program FIFA Forward untuk pengembangan sepak bola di tiap negara.

Lalu bagaimana dengan 4 tahun mendatang?

Piala Dunia 2030 akan digelar di Spanyol, Portugal, Maroko, plus 3 laga pembuka di Uruguay, Argentina, dan Paraguay. Format 48 tim kemungkinan besar masih bertahan.

Baca Juga :   Liga Inggris: Graham Potter di Ujung Tanduk, West Ham Punya Niat Ganti Pelatih

Dengan tren kenaikan hak siar dan sponsor 10-20% tiap siklus, pendapatan FIFA di periode 2027-2030 diproyeksi bisa mencapai USD 15 – 16 miliar atau sekitar Rp310 – Rp330 triliun.

Angka itu bisa lebih besar lagi jika FIFA memutuskan menambah jumlah peserta. Presiden FIFA Gianni Infantino pernah menyebut opsi 64 tim masih terbuka. Jika itu terjadi, total pertandingan bisa tembus 128 laga dan pendapatan berpotensi menyentuh USD 18 – 20 miliar atau Rp370 – Rp410 triliun.

FIFA menyebut siklus 2023-2026 sebagai siklus komersial paling sukses sepanjang sejarah. Dan melihat trennya, “rejeki nomplok” dari Piala Dunia sepertinya belum akan berhenti di 2026. (Tommy R.Arief)

Baca Juga :   Wasit Kontroversial Ahmed Al Kaf Dicoret dari Piala Dunia Klub 2025

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Tiga Pemain Muda yang Pernah Dijagokan Jose Mourinho di Chelsea, Begini Nasib Mereka Sekarang

TERMINALNEWS.ID, LONDON - Jose Mourinho dikenal sebagai salah satu pelatih terbaik...

Magister Ilmu Komunikasi FISIP UPN Veteran Jakarta – Universiti Teknologi MARA Gelar Student Mobility dan Guest Lecture

TERMINALNEWS.ID, SELANGOR – Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial...

Maman Abdurrahman: Suku Bunga KPPS Ditetapkan Sebesar 8 Persen Flat per Tahun

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama...

Mitsubishi Fuso Tawarkan Solusi Cold Chain Terintegrasi untuk Industri Pangan

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Menjaga kualitas produk pangan selama proses distribusi bukan...

- A word from our sponsors -