BerandaSportSoccerPenggagas Liga Jakarta U-17...

Penggagas Liga Jakarta U-17 Minta Klub Buat Fakta Integritas Jelang Musim 2026

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Penggagas Kompetisi Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur 2025Erwiyantoro, menghimbau kepada seluruh pemilik dan manajemen klub peserta untuk segera membuat fakta integritas yang nantinya diserahkan kepada panitia pelaksana. Langkah ini diambil sebagai bagian dari persiapan menuju musim kompetisi berikutnya.

“Sambil menunggu sisa pertandingan untuk menyelesaikan Liga Jakarta U-17, kami dari panitia berharap klub-klub yang menjadi bagian dari sourcing klub Liga 1, 2, 3, atau 4 juga membuat fakta integritas kepada panitia. Isinya menyatakan bahwa klub yang ikut di Liga Jakarta U-17 merupakan bagian dari klub anggota Liga 1, 2, 3, dan 4, serta siap berpartisipasi penuh pada musim depan,” ujar Erwiyantoro, Selasa (4/11/2025).

Baca Juga :   Barcelona Kibarkan Bendera 'Perang' Lawan Mallorca Usai Lolos ke Semifinal Copa del Rey

Antisipasi Masalah Pemain ‘Dipinjam’ Klub Lain

Erwiyantoro menjelaskan, klub peserta juga diharapkan berkomitmen tidak mengambil pemain dari klub lain yang ikut berkompetisi di Liga Jakarta U-17 musim 2026. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi persoalan serupa seperti yang pernah dialami oleh salah satu peserta, Soccered.

pul 267
Pertandingan Tunda Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur 2025 Siap Digelar, PSF Beri Izin Lapangan – Erwiyantoro (paling kanan)

“Panitia punya pengalaman kurang baik saat klub Soccered yang sebelumnya sudah membuat fakta integritas, tiba-tiba tidak bisa melanjutkan kompetisi alias WO. Penyebabnya, enam hingga tujuh pemain mereka ternyata milik Persikota Tangerang yang sedang dipersiapkan untuk Piala Soeratin 2025,” ungkapnya.

Akibat kejadian tersebut, para orang tua pemain Soccered sempat mengeluh dan meminta panitia untuk membujuk tim agar kembali berpartisipasi.

Baca Juga :   Laga Al Nassr vs Al Wasl di Liga Champions Asia Resmi Ditunda AFC

“Ini jadi pelajaran penting. Setelah Piala Soeratin selesai, para pemainnya malah terlantar dan tidak bisa bermain di event atau kompetisi lainnya. Kami semua sangat menyayangkan hal itu,” ujar Erwiyantoro.

Klub dan Panitia Sama-Sama Dirugikan

Erwiyantoro menegaskan bahwa kasus tersebut juga merugikan klub lain yang dijadwalkan menghadapi Soccered. Mereka tetap harus hadir di lapangan untuk mengikuti seremoni penyerahan kemenangan WO, padahal sudah mengeluarkan biaya transportasi dan akomodasi.

TUnas 2 scaled

“Klub yang melawan Soccered jadi harus mengeluarkan anggaran yang mubazir. Panitia pun dirugikan secara teknis dan non-teknis,” tambahnya.

Regulasi Baru Musim 2026: Klub WO Kena Denda

Sebagai langkah antisipasi, panitia akan menerapkan regulasi baru untuk musim 2026. Salah satunya, klub yang menang WO akan mendapatkan kompensasi dana ganti rugi dari klub yang tidak hadir tanpa alasan yang sah. Dana tersebut akan diambil dari deposito klub yang sudah disyaratkan dalam regulasi kompetisi.

Baca Juga :   Ruben Amorim dan Joshua Zirkzee Jadi Sorotan Fans Manchester United Usai Laga Kontra Ipswich Town

“Besaran dendanya masih dalam pembahasan panitia,” tutup Erwiyantoro.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

10 Stadion Sepak Bola dengan Ketinggian Tertinggi di Dunia, Stadion Azteca Ternyata Bukan yang Paling Ekstrem

TERMINALNEWS.ID – Stadion Azteca di Meksiko menjadi salah satu venue yang...

Joao Palhinha Pastikan Tinggalkan Tottenham, De Zerbi Berbalik Arah Usai Kedatangan Sandro Tonali

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Gelandang timnas Portugal, Joao Palhinha, memastikan dirinya tidak...

Cristiano Ronaldo Cemberut Diganti saat Portugal Kalahkan Kroasia, Masa Depannya di Timnas Masih Jadi Tanda Tanya

TERMINALNEWS.ID, TORONTO – Cristiano Ronaldo menjadi sorotan usai menunjukkan ekspresi kecewa...

Inggris Ambil Langkah Khusus Jelang Lawan Meksiko di Piala Dunia, Waspadai Gangguan Suporter dan Dugaan Aksi Sabotase

TERMINALNEWS.ID, KOTA MEKSIKO - Timnas Inggris mengambil langkah keamanan khusus menjelang...

- A word from our sponsors -

spot_img