BerandaNewsNasionalFerry Juliantono Kenalkan 10...

Ferry Juliantono Kenalkan 10 Percontohan Gerai Obat Kopdes Lewat Kemitraan BUMN dan Swasta

DEPOK, TERMINALNEWS.ID – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono meresmikan 10 Piloting Gerai Obat Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai bagian dari upaya nyata memperkuat peran Kopdeskel dalam pelayanan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di bidang kesehatan. Kesepuluh titik piloting tersebut diantaranya Kota Depok, Bintan, Bengkalis, Rokan Hulu, Banyumas, Jember, Lombok Tengah, dan lainnya.

“Dalam tiga bulan ke depan, kita akan observasi terkait model bisnis yang akan dikembangkan, dalam menyediakan pelayanan kesehatan dan obat murah bagi masyarakat,” kata Menkop, pada acara launching Percontohan Gerai Obat Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Melalui Kemitraan BUMN dan Swasta, di kantor Kelurahan Abadijaya, Kota Depok, Jawa Barat, Selasa (30/12).

Menkop juga mengapresiasi PT Indofarma Tbk sebagai BUMN di bidang farmasi dan alat kesehatan, serta MedQuest Group sebagai mitra swasta sektor kesehatan, yang telah berperan aktif mendukung piloting Gerai Obat Koperasi melalui penyediaan obat OTC dan sarana pendukung.

Baca Juga :   Suku Asli Maluku Utara Tergusur Tambang, Ketua DPD Minta Pemda Beri Perlindungan

“Kolaborasi ini menjadi contoh konkret sinergi produktif antara negara, koperasi, dan dunia usaha dalam memperkuat ekosistem ekonomi dan kesehatan masyarakat,” tegas Menkop.

IMG 20251230 WA0374
Ferry Juliantono Kenalkan 10 Percontohan Gerai Obat Kopdes Lewat Kemitraan BUMN dan Swasta

Menkop berharap seluruh gerai obat ini dapat dikelola dengan sebaik-baiknya sehingga bisa memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. “Saya meyakini Kopdes Merah Putih bisa bersaing dengan usaha lain, yaitu swasta dan BUMN,” ucap Menkop.

Menurut Menkop, pengembangan unit usaha berbasis layanan kesehatan, khususnya Gerai Obat Koperasi, menjadi suatu langkah strategis. Gerai Obat Koperasi dirancang untuk menghadirkan akses terhadap obat-obatan yang aman, terjangkau, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, terutama obat-obatan over the counter (OTC) yang dibutuhkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Bagi Menkop, peluncuran 10 piloting Gerai Obat Kopdeskel Merah Putih ini menjadi tonggak awal implementasi model usaha baru koperasi, yang mengintegrasikan prinsip gotong royong dengan kebutuhan riil masyarakat.

Baca Juga :   Melasti di Pura Segara, Gubernur Pramono Tegaskan Jakarta Rumah Bersama Semua Umat

“Melalui gerai obat koperasi, kita ingin memastikan bahwa masyarakat desa dan kelurahan memperoleh akses obat-obatan yang berkualitas, dengan harga yang wajar, serta dikelola secara profesional dan bertanggung jawab,” kata Menkop.

IMG 20251230 WA0372
Ferry Juliantono Kenalkan 10 Percontohan Gerai Obat Kopdes Lewat Kemitraan BUMN dan Swasta

Piloting ini, lanjut Menkop, juga menjadi ruang pembelajaran bersama guna menyempurnakan model Gerai Obat Koperasi agar dapat direplikasi secara luas, berkelanjutan, dan berdampak langsung pada peningkatan manfaat ekonomi, termasuk SHU, bagi anggota koperasi.

Menkop menekankan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi, peningkatan kapasitas pengelola kopdeskel Merah Putih, serta penguatan tata kelola usaha yang transparan dan akuntabel.

“Dengan demikian, Kopdes Merah Putih benar-benar hadir sebagai solusi, bukan hanya bagi penguatan ekonomi lokal, tetapi juga bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ujar Menkop.

Sementara itu, Wakil Walikota Depok Chandra Rahmansyah mengatakan bahwa pihaknya mendukung penuh keberadaan 63 Kopkel Merah Putih di wilayahnya, dengan menggelontorkan dana hibah sebesar Rp1,89 miliar.

Baca Juga :   Petugas Haji Siap Sambut Kloter Pertama Jemaah Indonesia di Bandara Madinah
IMG 20251230 WA0376
Ferry Juliantono Kenalkan 10 Percontohan Gerai Obat Kopdes Lewat Kemitraan BUMN dan Swasta

“Saya juga terus mendorong agar keanggotaan koperasi terus meningkat, hingga mencapai 100%,” kata Chandra.

Chandra juga yakin dapat membesarkan Kopkel Merah Putih di Kota Depok, terutama sebagai sarana penyedia akses kesehatan dan obat-obatan murah bagi masyarakat. “Ini menjadi tujuan utama dalam memenuhi pelayanan dasar untuk masyarakat,” tegas Chandra.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Kopkel Abadijaya Adi Fuad Zein mengatakan, koperasinya akan dikembangkan dengan membangun potensi ekonomi lokal. “Saat ini, kita sudah kerjasama dengan 3 dapur MBG, dan kembangkan unit usaha lain seperti simpan pinjam, pangkalan elpiji, dan konter pulsa,” terang Adi.

Adi menambahkan, Kopkel Abadijaya sudah mendapatkan dana hibah sebesar Rp30 juta dari Pemkot Depok untuk keperluan modal usaha dan kelengkapan perkantoran. “Kami yakin, Kopkel Abadijaya dapat memperkuat ekonomi lokal dan inklusi keuangan di masyarakat,” ujar Adi.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Tiga Syarat Gianni Infantino Dicopot dari Jabatan Presiden FIFA Usai Kontroversi Rencana Penjualan Piala Dunia

TERMINALNEWS.ID, LONDON – Posisi Gianni Infantino sebagai Presiden FIFA semakin terancam...

Roberto De Zerbi Rombak Tottenham, Belanja Besar Demi Bangkit di Musim 2026/2027

TERMINALNEWS.ID, LONDON – Pelatih anyar Tottenham Hotspur, Roberto De Zerbi, langsung...

Leapmotor C10 Resmi Meluncur di Indonesia, Tawarkan SUV Listrik Premium untuk Keluarga Modern

TERMINALNEWS.ID, TANGERANG – PT Indomobil National Distributor resmi menghadirkan Leapmotor C10...

Black Brothers Tampil Lagi di Acara HIKMU Jakarta, Ternyata Memiliki Akar dari Ternate

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Nama Black Brothers kembali menggema di panggung musik...

- A word from our sponsors -