JAKARTA,TERMINALNEWS.ID – Apa jadinya kalau semangat fandom K-pop dipadukan dengan aksi iklim? Jawabannya bisa dilihat lewat program 4U (for you): Indonesia dari Kpop4Planet. Inisiatif ini melahirkan Klimates—ambassador muda yang membawa misi unik: menjadikan isu lingkungan lebih dekat, fun, dan relatable dengan gaya khas fandom.
Sebanyak 12 anak muda dari enam kota di Indonesia, mulai dari ketua fanbase, influencer mikro, hingga aktivis muda, berkumpul di Bogor pada 22–24 Agustus lalu. Mereka tidak hanya berbincang soal musik, tapi juga berdiskusi dengan pakar iklim dari Yayasan Indonesia Cerah dan Enter Nusantara, serta kreator konten seperti Asta Ebrahim dan Puty Puar.

“Aku percaya kalau fandom K-pop punya power besar untuk jaga bumi. Lewat Klimates, kita bisa bikin isu lingkungan jadi seru dengan vibes K-pop!” kata Cinta, project leader penggemar ZERO BASE ONE Indonesia (@ZEROBASEONE_INA).
Peserta lain, Nunik dari fanbase MyDay Jars Social Project, menambahkan, “Aku ingin belajar gimana caranya fanbase kami bisa lebih aktif bersuara soal lingkungan dengan cara kreatif.”
Lewat workshop interaktif bertajuk LOVE DIVE: Bicara Iklim Lewat Cerita, para Klimates didorong untuk menggunakan media sosial sebagai panggung kampanye. “Fans K-pop punya kekuatan luar biasa di dunia digital. Bayangkan kalau energi itu diarahkan untuk melindungi lingkungan,” ujar Asta Ebrahim.
Dengan hadirnya Klimates, Kpop4Planet berharap fandom K-pop di Indonesia bisa jadi wajah baru gerakan iklim: penuh energi, kreatif, dan tentu saja, menyenangkan.


