JAKARTA,TERMINALNEWS.ID– Usai aksi unjuk rasa di kawasan Gedung DPR/MPR pada Kamis (28/8), tumpukan sampah menutupi sejumlah ruas jalan utama. Namun hanya dalam dua hari, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta berhasil menuntaskan operasi pembersihan dan mengangkut 130 meter kubik atau setara 28,63 ton sampah anorganik.
“Alhamdulillah, pembersihan pascademo berjalan lancar dan terkendali. Kami kerahkan 750 personel dari berbagai wilayah sejak Kamis pagi,” ujar Kepala DLH DKI Jakarta, Asep Kuswanto.
Sampah yang didominasi botol plastik, kemasan makanan, hingga selebaran itu diangkut dengan armada besar: 18 truk anorganik, 30 mobil lintas, dan 26 road sweeper mekanis. “Dengan dukungan armada, sampah bisa dibersihkan lebih cepat serta efisien,” tambah Asep.
Meski operasi besar ini sudah menuntaskan pembersihan di sekitar DPR/MPR, Jalan Pemuda Senayan, dan Jalan Pejompongan, DLH masih melanjutkan kerja di titik lain seperti kawasan Mako Brimob, Kwitang. Volume akhir sampah akan diumumkan setelah seluruh pembersihan rampung.
Asep menekankan pentingnya langkah cepat ini agar lalu lintas kembali lancar dan warga bisa beraktivitas normal. “Kami mengapresiasi kerja keras seluruh personel. Pembersihan segera pascaunjuk rasa penting untuk menjaga wajah Ibu Kota tetap bersih.”pungkasnya.|Foto : Pemprov DKI Jakarta


