BerandaEntertainmentEbiet G. Ade Pulangkan...

Ebiet G. Ade Pulangkan Kenangan di Panggung Senandung Emas

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID – Kamis Malam(14/8) ratusan pasang mata terpaku pada sosok Ebiet G. Ade yang berdiri di panggung Senandung Emas RRI Jakarta, Setiap bait yang ia nyanyikan seolah membuka kembali lembaran kenangan, mengantar penonton pulang ke masa-masa ketika suaranya menjadi latar perjalanan hidup mereka.

Digelar di bawah kolaborasi Kementerian Kebudayaan, Yayasan Nusantara Emas, dan Senandung Nusantara, konser Harmoni Zaman bukan sekadar hiburan—ia adalah perayaan panjang umur sebuah karya. Tiga belas lagu mengalun, dari yang akrab di telinga generasi 80-an hingga yang menemukan kembali relevansinya di telinga generasi muda.

“Ini pertama kali saya bernyanyi di acara seperti ini, dan sangat berkesan,” ucap Ebiet, yang malam itu tampil dengan ketenangan khasnya sambil menggenggam gitar akustiknya.

Baca Juga :   Pestapora 2025 Tetap Digelar 5–7 September, Jam Konser Dimajukan Pagi demi Kenyamanan Penonton

Dari Keluarga, Untuk Penggemar

Konser ini lahir dari gagasan keluarga terdekat Ebiet. Adik ipar dan sang istri, Yayu Sugianto, menjadi motor penggerak di balik layar, menghubungi penggemar yang telah mengikuti perjalanan musik Ebiet selama puluhan tahun. “Kami ingin membuat malam ini menjadi pertemuan kembali yang penuh makna,” kata Yayu Sugianto dengan tenang dan lembut.

Nostalgia yang Diperkaya

Tak hanya musik, Harmoni Zaman juga menampilkan arsip, dokumentasi, dan dialog budaya yang merekam jejak Ebiet di dunia musik Indonesia. Penonton tak hanya disuguhi nada dan lirik, tapi juga kisah di balik setiap lagu—membentuk pengalaman yang hangat sekaligus reflektif.

Ketundukan pada Kehendak Tuhan

Baca Juga :   RRI Luncurkan Single Pemenang Bintang Radio 2024, Sekaligus Resmikan Kick Off Bintang Radio 2025

Di usia yang matang, Ebiet tak berbicara tentang target atau ambisi. “Saya hanya mengikuti kehendak Tuhan,” ucapnya singkat, menyiratkan rasa syukur yang mendalam.

Legenda yang Tak Pernah Pudar

Malam itu, penonton bernyanyi bersama, dari awal hingga akhir. Di tengah sorak dan tepuk tangan, satu hal menjadi jelas—karya Ebiet G. Ade tak pernah kehilangan tempat di hati penikmat musik. Senandung Emas bukan hanya sebuah konser, tapi perjalanan pulang yang manis bagi semua yang pernah ditemani lagunya

Dan ketika lampu panggung meredup, Ebiet menutup konser dengan lagu “Aku Ingin Pulang” yang membuat banyak penonton terdiam. Liriknya berbicara tentang perjalanan, kehilangan, dan harapan—tema yang telah ia bisikkan kepada bangsa ini selama puluhan tahun.

Baca Juga :   Menkum Setuju LMK WAMI Diaudit,Ari Lasso Bongkar Dugaan Masalah Royalti Musik

Malam itu bait-baitnya lagunya  bukan sekadar kata, melainkan undangan untuk merenung: bahwa waktu berjalan, tetapi kenangan yang dibangun bersama musik akan selalu menemukan jalan pulang..

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Royalti Musik dan Keadilan Pencipta: Harapan Baru di Era Tata Kelola LMKN

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID — Tata kelola royalti dalam industri musik tidak semata berbicara...

GSW Pantura Jadi Proyek Strategis Nasional, Pemerintah Siapkan Otorita Khusus

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID— Proyek Giant Sea Wall (GSW) di kawasan Pantai Utara (Pantura)...

Polemik LMKN Kembali Mengemuka, LMK Klaim Sistem Royalti Rugikan Pencipta Lagu

JAKARTA,TERMINALNEWS ID— Polemik yang menyeret nama Lembaga Manajemen Kolektif Nasional kembali...

Arca “Mbah Bhelet” Dipindahkan, Fadli Zon Tekankan Penguatan Nilai Budaya Borobudur

MAGELANG,TERMINALNEWS.ID — Menteri Kebudayaan Fadli Zon menghadiri Ritual Ageng Boyongan Mbah...

- A word from our sponsors -

spot_img