JAKARTA,TERMINALNEWS.ID — Dunia bisnis Indonesia berduka. Pengusaha nasional sekaligus pendiri Grup Alam Sutera, The Ning King, meninggal dunia pada Minggu, 2 November 2025. Kabar duka ini telah dikonfirmasi oleh pihak keluarga dan manajemen Alam Sutera Group.
“With deep sorrow, we announce the passing of The Ning King — our beloved husband, father, father-in-law, and grandfather. A beloved soul whose warmth and love filled the hearts of our family. He has peacefully returned to our Father’s heavenly home,” demikian bunyi pesan keluarga yang diterima media ini melalui aplikasi perpesanan, Minggu (2/11/2025).

The Ning King dikenal sebagai sosok visioner yang berhasil mengubah kawasan Serpong, Tangerang, dari wilayah pinggiran menjadi salah satu kota mandiri modern di Indonesia. Melalui tangan dinginnya, kawasan Alam Sutera berkembang menjadi area terpadu yang mencakup perumahan elit, pusat perbelanjaan, perkantoran, hingga universitas.
Selain di bidang properti, The Ning King juga aktif mengembangkan berbagai lini bisnis lain di bawah bendera PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI), yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak 2007. Kiprahnya selama lebih dari tiga dekade menjadikannya salah satu tokoh penting dalam industri properti nasional.
Meskipun dikenal sebagai pribadi yang rendah hati dan jarang tampil di media, The Ning King dihormati luas karena komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan serta kontribusinya bagi pengembangan ekonomi daerah.
Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab meninggalnya maupun lokasi pemakaman.
Kepergian The Ning King meninggalkan duka mendalam bagi dunia usaha Indonesia. Warisan karyanya di Alam Sutera akan terus menjadi bukti nyata dedikasi dan visinya dalam membangun negeri.| Foto : Istimewa


