LONDON, TERMINALNEWS.ID – Kiper David de Gea mengirimkan pesan dukungan kepada penjaga gawang muda Antonin Kinsky setelah pemain Tottenham Hotspur itu ditarik keluar hanya 17 menit dalam debutnya di UEFA Champions League.
Keputusan berani diambil pelatih Igor Tudor yang sedang berada di bawah tekanan ketika mencadangkan kiper utama Guglielmo Vicario pada leg pertama babak 16 besar melawan Atletico Madrid, Selasa malam.
Sebagai gantinya, Tudor memberikan kesempatan kepada Kinsky. Kiper asal Republik Ceko itu sebenarnya jarang tampil musim ini, dengan pertandingan terakhirnya bersama Spurs terjadi pada Oktober tahun lalu saat Tottenham kalah 0-2 dari Newcastle United di EFL Cup.
Namun keputusan tersebut justru menjadi bumerang. Pada awal pertandingan, Kinsky melakukan beberapa kesalahan yang membuat Atletico mampu unggul cepat hingga tiga gol.
Tak lama setelah Julian Alvarez mencetak gol ketiga pada menit ke-15, Tudor langsung menarik keluar Kinsky dan memasukkan kembali Vicario.
Mantan kiper Tottenham, Paul Robinson, mengaku terkejut dengan keputusan tersebut.
“Wow, wow, wow. Saya belum pernah melihat hal seperti itu di lapangan sepak bola. Ini keputusan besar dari Igor Tudor. Memang kiper melakukan kesalahan, tetapi itu bisa menghancurkan kepercayaan diri Antonin Kinsky,” kata Robinson di BBC Radio 5 Live.
Di tengah kritik yang membanjiri media sosial, De Gea memberikan dukungan kepada Kinsky melalui akun X miliknya.
Mantan kiper Manchester United dan Atletico Madrid itu menulis:
“Tidak ada yang bisa memahami betapa sulitnya bermain di posisi ini jika mereka belum pernah menjadi kiper. Tetap tegakkan kepala dan kamu akan bangkit lagi.”
Pesan tersebut mendapat banyak pujian dari penggemar sepak bola yang menilai De Gea memahami tekanan besar yang dialami seorang penjaga gawang.
Pertandingan itu memang menjadi malam yang buruk bagi Kinsky dan Tottenham. Atletico sudah unggul 4-0 hanya dalam waktu 22 menit melalui gol Marcos Llorente, Antoine Griezmann, Julian Alvarez, serta Robin Le Normand.
Tottenham sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol Pedro Porro. Namun Atletico kembali memperlebar jarak setelah Alvarez mencetak gol keduanya pada awal babak kedua.
Dominic Solanke kemudian mencetak gol hiburan pada menit ke-76 yang membuat skor menjadi 5-2.
Hasil tersebut membuat Tottenham berada dalam posisi sulit dan membutuhkan keajaiban saat menjalani leg kedua pada 18 Maret mendatang.


