TEL AVIV, TERMINALNEWS.ID – Serangan rudal terbaru yang diluncurkan Iran ke Israel pada Rabu dini hari tidak menimbulkan korban jiwa maupun laporan cedera.
Layanan ambulans nasional Israel, Magen David Adom (MDA), menyatakan tidak menerima laporan korban setelah salvo rudal terbaru tersebut.
Sirene peringatan sempat berbunyi di sejumlah wilayah Israel tengah dan beberapa bagian Tepi Barat utara. Setelah situasi dinyatakan aman, warga yang sebelumnya berlindung di tempat perlindungan diperbolehkan keluar.
Militer Israel (IDF) melaporkan telah mendeteksi salvo rudal lain yang ditembakkan dari Iran menuju wilayah Israel. Serangan tersebut merupakan yang ketiga sejak tengah malam, dengan sistem pertahanan udara Israel dikerahkan untuk mencegat proyektil yang datang.
Menurut laporan militer, hanya sejumlah kecil rudal yang diluncurkan. Sebagian berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara, sementara beberapa lainnya jatuh di area terbuka tanpa menyebabkan kerusakan berarti.
Drone Serang Fasilitas Diplomatik AS di Irak
Di sisi lain, sebuah drone dilaporkan menyerang fasilitas diplomatik utama Amerika Serikat di Irak pada Selasa. Serangan ini diduga sebagai aksi balasan dari kelompok milisi yang didukung Iran terkait perang antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
Laporan The Washington Post yang mengutip seorang pejabat keamanan yang tidak disebutkan namanya menyebutkan bahwa serangan tersebut menghantam pusat dukungan diplomatik AS, sebuah pusat logistik bagi para diplomat Amerika yang berada di dekat Bandara Baghdad serta beberapa pangkalan militer Irak.
Menurut laporan tersebut, total enam drone diluncurkan menuju kompleks tersebut. Satu drone berhasil mengenai fasilitas AS, sementara lima lainnya berhasil ditembak jatuh.
Departemen Luar Negeri AS juga mengeluarkan peringatan internal yang menyebutkan bahwa sebuah drone menghantam area dekat menara penjaga. Seluruh personel di fasilitas tersebut diperintahkan untuk segera berlindung.
Hingga kini belum ada laporan resmi mengenai korban akibat serangan tersebut. Gedung Putih, Departemen Luar Negeri AS, dan Pentagon belum memberikan komentar terkait insiden itu.
Serangan tersebut diduga dilakukan oleh Islamic Resistance in Iraq, sebuah kelompok payung yang menaungi sejumlah faksi bersenjata yang didukung Iran.
Sementara itu, serangan rudal balistik Iran yang terjadi sebelumnya pada hari yang sama juga tidak menimbulkan korban.
Sistem pertahanan Israel berhasil mencegat sebagian besar rudal, sementara sisanya jatuh di area terbuka.


