BerandaEntertainmentCounterparts Mengamuk di Hammersonic...

Counterparts Mengamuk di Hammersonic 2026: Breakdown, Mosh Pit, dan Energi Tanpa Ampun

TANGERANG,TERMINALNEWS.ID — Band metalcore asal Kanada, Counterparts, sukses membakar panggung Hammersonic Festival 2026 yang digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), Pantai Indah Kapuk, Tangerang, Banten, Sabtu (2/5)

Sejak awal penampilan, energi cepat dan agresif yang dihadirkan Counterparts langsung disambut antusias ribuan penonton. Dentuman musik keras khas metalcore membuat suasana semakin memanas, dengan penonton tanpa ragu membentuk mosh pit area khusus di depan panggung untuk berjoget bebas serta circle pit, di mana penonton berlari membentuk lingkaran besar.

Band yang digawangi vokalis Brendan Murphy ini membawakan sejumlah lagu andalan. Di antaranya “A Wings of Nightmares” dari album Nothing Left to Love (2019) serta “Paradise and Plague” dari album A Eulogy for Those Still Here (2022).

Baca Juga :   Spirit 86 Reborn: Jazz Nggak Mati tapi Ia Berevolusi

Selain itu, Counterparts juga menghidupkan suasana lewat lagu-lagu seperti “With Loving Arms Disfigured”, “To Hear of War”, “No Lamb Was Lost”, “A Martyr Left Alive”, hingga “Whispers of Death” yang membuat penonton terus bergerak tanpa henti.

Di sela penampilan, Murphy menyampaikan apresiasi kepada para penggemar yang hadir.

“Terima kasih, kami sangat mengapresiasi kehadiran kalian di sini. Kami masih punya banyak yang akan ditampilkan,” ujarnya dari atas panggung.

Menariknya, Murphy tampil mengenakan kaus bergambar Dahyun dari grup K-pop TWICE. Ia memang dikenal memiliki ketertarikan terhadap budaya K-pop. Bahkan, di media sosial, Murphy pernah menulis, “give dahyun a grammy for being so cute.

Baca Juga :   Musik yang Terlihat, Film yang Terdengar : Pameran 30 Tahun Musik Miles Films Hadir di Lokananta Solo

Sebagai informasi, Hammersonic Festival merupakan salah satu festival musik rock dan metal terbesar di Asia Tenggara yang telah digelar sejak 2012. Tahun ini, festival tersebut mengusung tema “Decade of Dominion”, meski daftar penampil mengalami sejumlah penyesuaian akibat beberapa musisi internasional batal tampil.

Atmosfer panas dan interaksi intens antara band dan penonton membuktikan bahwa semangat komunitas musik keras di Indonesia tetap solid dan penuh energi.(*)

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Royalti Musik dan Keadilan Pencipta: Harapan Baru di Era Tata Kelola LMKN

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID — Tata kelola royalti dalam industri musik tidak semata berbicara...

GSW Pantura Jadi Proyek Strategis Nasional, Pemerintah Siapkan Otorita Khusus

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID— Proyek Giant Sea Wall (GSW) di kawasan Pantai Utara (Pantura)...

Polemik LMKN Kembali Mengemuka, LMK Klaim Sistem Royalti Rugikan Pencipta Lagu

JAKARTA,TERMINALNEWS ID— Polemik yang menyeret nama Lembaga Manajemen Kolektif Nasional kembali...

Arca “Mbah Bhelet” Dipindahkan, Fadli Zon Tekankan Penguatan Nilai Budaya Borobudur

MAGELANG,TERMINALNEWS.ID — Menteri Kebudayaan Fadli Zon menghadiri Ritual Ageng Boyongan Mbah...

- A word from our sponsors -

spot_img