BerandaLifestyleCara Tepat Konsumsi Susu...

Cara Tepat Konsumsi Susu Pertumbuhan Agar Anak Tidak Kekurangan Zat Besi

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID -| Memasuki masa pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI), orang tua perlu lebih cermat memperhatikan asupan gizi anak. Pemenuhan nutrisi yang tepat akan mendukung tumbuh kembang optimal, sementara kekurangan gizi berisiko menyebabkan masalah serius, termasuk stunting. Salah satu pilihan untuk melengkapi kebutuhan nutrisi anak adalah melalui susu pertumbuhan.

Dokter Spesialis Anak RSU Andhika, dr. Efrianty, Sp.A, M.Kes, menekankan pentingnya memperhatikan kandungan susu pertumbuhan yang dipilih. Ia menyarankan orang tua memilih susu yang sudah diperkaya zat besi dan vitamin C, karena keduanya berperan dalam mencegah anemia defisiensi besi.

“Pilih susu pertumbuhan yang diperkaya zat besi dan vitamin C, karena vitamin C membantu penyerapan zat besi. Jadi keduanya saling melengkapi,” ujar dr. Efrianty.

Baca Juga :   Keluarga Chandra Wahyu Luncurkan Program Berobat Gratis "Jumat Berkah Bonte Cari Pahala" untuk Masyarakat Kurang Mampu

Namun, konsumsi susu sebaiknya tidak dilakukan bersamaan dengan makanan utama. Kandungan kalsium dalam susu dapat menghambat penyerapan zat besi dari makanan. Karena itu, jadwal pemberian susu perlu diatur dengan jeda minimal dua jam setelah makan utama, agar penyerapan zat besi tetap optimal.

Senada dengan itu, Ahli Gizi RSU Andhika, Nur Reeza Rizkyana, S.Gz, menjelaskan bahwa susu pertumbuhan diformulasikan untuk melengkapi nutrisi yang belum tentu tercukupi dari makanan sehari-hari.

“Peran susu pertumbuhan dalam fase MPASI adalah sebagai pelengkap nutrisi, bukan pengganti makanan,” ungkap Rizkyana.

Ia menambahkan, dalam satu gelas susu pertumbuhan umumnya terdapat berbagai vitamin dan mineral penting, seperti zat besi, zinc, vitamin A, D, B12, serta asam folat, yang berperan menjaga daya tahan tubuh sekaligus mendukung pertumbuhan anak.

Baca Juga :   Menghapus Stigma Islamofobia dengan Keberkahan Puasa Ramadan

“Regulasi produk susu di Indonesia cukup ketat. Penelitian yang mendasari formulasi susu bisa memakan waktu belasan hingga puluhan tahun, sehingga aman dikonsumsi sesuai kebutuhan anak,” jelasnya.

Dengan demikian, kunci konsumsi susu pertumbuhan terletak pada pemilihan produk yang tepat serta pengaturan waktu minum agar zat besi dari makanan tetap dapat terserap dengan baik.|Foto :Istimewa.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Royalti Musik dan Keadilan Pencipta: Harapan Baru di Era Tata Kelola LMKN

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID — Tata kelola royalti dalam industri musik tidak semata berbicara...

GSW Pantura Jadi Proyek Strategis Nasional, Pemerintah Siapkan Otorita Khusus

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID— Proyek Giant Sea Wall (GSW) di kawasan Pantai Utara (Pantura)...

Polemik LMKN Kembali Mengemuka, LMK Klaim Sistem Royalti Rugikan Pencipta Lagu

JAKARTA,TERMINALNEWS ID— Polemik yang menyeret nama Lembaga Manajemen Kolektif Nasional kembali...

Arca “Mbah Bhelet” Dipindahkan, Fadli Zon Tekankan Penguatan Nilai Budaya Borobudur

MAGELANG,TERMINALNEWS.ID — Menteri Kebudayaan Fadli Zon menghadiri Ritual Ageng Boyongan Mbah...

- A word from our sponsors -

spot_img