OLEH: Tommy R Arief
*MetLife Stadium, New Jersey | 19 Juli 2026
Suasana Subuh di Jakarta bertepatan dengan momen bersejarah di MetLife Stadium, New Jersey. Ketika azan Subuh mulai berkumandang di Indonesia, Spanyol memastikan diri menjadi juara Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina dengan skor tipis 1-0.
Pahlawan kemenangan La Roja adalah Farren Torres. P mencetak satu-satunya gol pertandingan pada menit ke-105.
Berawal dari pergerakan di sisi kanan, Torres melewati kawalan lawan sebelum melepaskan tembakan melengkung yang tak mampu dijangkau kiper Argentina. Bola bersarang di pojok gawang dan mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk Spanyol.

Momen itu terasa istimewa bagi para penggemar sepak bola di Indonesia. Tepat ketika gol tercipta, azan Subuh berkumandang di Jakarta. Seusai Spanyol cetak gol, Yamal terlihat melakukan selebrasi sujud syukur di hadapan sang ibu yang menyaksikan langsung dari tribun. Sepanjang pertandingan, penampilannya memang menjadi salah satu yang paling menonjol.
Yamal menjadi salah satu pemain termuda yang tampil di final Piala Dunia, sekaligus membawa Spanyol mengakhiri penantian panjang sejak meraih gelar pertamanya pada 2010.
Di sisi lain, Argentina harus mengubur impian mempertahankan gelar. Setelah peluit panjang berbunyi, Lionel Messi tampak tertunduk di tengah lapangan. Sang kapten hanya bisa menerima kenyataan bahwa trofi yang sempat diraih Albiceleste kini berpindah tangan.
Laga final berlangsung ketat dan minim peluang. Satu momen brilian menjadi pembeda, dan Spanyol mampu memanfaatkannya dengan sempurna melalui aksi Yamal.
Dari Jakarta yang menyambut Subuh hingga New Jersey yang masih diselimuti malam, final Piala Dunia 2026 menghadirkan kisah yang akan dikenang lama: seorang talenta muda menjadi penentu gelar dunia, sementara Spanyol kembali berdiri di puncak sepak bola dunia dengan kemenangan 1-0 atas Argentina.
SKOR AKHIR: SPANYOL 1-0 ARGENTINA
Hala España. Allahu Akbar.
*Tommy R. Arief, Jurnalis senior Sepakbola dan mantan Direktur Media PSSI


