TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Ketatnya persaingan menjadi salah satu daya tarik utama Premier League. Berbeda dengan sejumlah kompetisi top Eropa yang dalam beberapa tahun terakhir didominasi klub tertentu, kasta tertinggi sepak bola Inggris kerap menghadirkan kejutan.
Leicester City menjadi contoh paling ikonik ketika secara mengejutkan menjuarai Premier League 2015/16. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa klub-klub Inggris memiliki kekuatan finansial dan kompetitif yang memungkinkan mereka menumbangkan tim-tim besar.
Dengan ketidakpastian tersebut, sebuah prediksi berbasis kecerdasan buatan (AI) mencoba menerawang siapa saja yang akan menjadi juara Premier League hingga musim 2049/50.
Hasilnya cukup menarik. Arsenal, Manchester City, Liverpool, Chelsea, Newcastle United, Manchester United, dan Aston Villa diprediksi akan silih berganti mengangkat trofi dalam 25 musim mendatang.
Arsenal Diprediksi Juara 2025/26
Prediksi dimulai dari musim 2025/26 dengan Arsenal sebagai juara.

Tim asuhan Mikel Arteta tersebut diprediksi mengakhiri penantian panjang untuk kembali menjadi kampiun Premier League. Arsenal terakhir kali memenangkan kompetisi pada 2003/04, ketika mereka mencatat musim tak terkalahkan dan kemudian dikenal sebagai The Invincibles.
Setelah itu, Manchester City diprediksi kembali merebut gelar pada 2026/27. Menariknya, prediksi tersebut dibuat sebelum kepergian Pep Guardiola dari kursi manajer City dikonfirmasi.
Arsenal kemudian kembali menjadi juara pada 2027/28, sebelum Manchester City merebut trofi lagi pada 2028/29. Liverpool diprediksi menutup periode tersebut dengan gelar Premier League pada 2029/30.
Prediksi juara Premier League 2025/26–2029/30
| Musim | Prediksi juara |
|---|---|
| 2025/26 | Arsenal |
| 2026/27 | Manchester City |
| 2027/28 | Arsenal |
| 2028/29 | Manchester City |
| 2029/30 | Liverpool |
Aston Villa Jadi Kejutan pada Awal 2030-an
Memasuki dekade 2030-an, AI memprediksi munculnya juara yang lebih mengejutkan.
Aston Villa diprediksi meraih gelar Premier League pada 2030/31. Perkembangan klub asal Birmingham tersebut di bawah Unai Emery dianggap berpotensi membawa mereka ke level tertinggi sepak bola Inggris.

Manchester City kemudian kembali menjadi juara pada 2031/32, disusul Chelsea pada 2032/33.
Chelsea diprediksi kembali berjaya setelah investasi besar mereka terhadap pemain-pemain muda mulai memberikan hasil. Arsenal kemudian merebut gelar pada 2033/34, sebelum City kembali menjadi kampiun pada 2034/35.
Prediksi juara Premier League 2030/31–2034/35
| Musim | Prediksi juara |
|---|---|
| 2030/31 | Aston Villa |
| 2031/32 | Manchester City |
| 2032/33 | Chelsea |
| 2033/34 | Arsenal |
| 2034/35 | Manchester City |
Newcastle United Diprediksi Akhiri Penantian Hampir 100 Tahun
Prediksi paling menarik berikutnya datang pada musim 2035/36.
Newcastle United diproyeksikan memenangkan Premier League untuk pertama kalinya sejak era lama sepak bola Inggris. Jika prediksi tersebut terwujud, The Magpies akan mengakhiri penantian panjang mereka untuk kembali menjadi juara kasta tertinggi.
Newcastle memang telah mengalami perubahan besar dalam beberapa tahun terakhir setelah mendapat investasi dari pemilik asal Arab Saudi. Klub tersebut juga mulai konsisten tampil di kompetisi Eropa.
Setelah Newcastle, Liverpool diprediksi menjadi juara pada 2036/37, disusul Manchester City pada 2037/38.
Arsenal kemudian kembali ke puncak pada 2038/39, sebelum Chelsea menutup periode tersebut dengan gelar pada 2039/40.
Prediksi juara Premier League 2035/36–2039/40
| Musim | Prediksi juara |
|---|---|
| 2035/36 | Newcastle United |
| 2036/37 | Liverpool |
| 2037/38 | Manchester City |
| 2038/39 | Arsenal |
| 2039/40 | Chelsea |
Manchester United Baru Kembali Juara pada 2040/41
Manchester United, klub dengan sejarah panjang dominasi di Premier League, justru diprediksi harus menunggu hingga musim 2040/41 untuk kembali menjadi juara.
Jika prediksi tersebut tepat, United akan membutuhkan waktu 15 tahun dari sekarang untuk kembali mengangkat trofi Premier League.
Newcastle kemudian diprediksi merebut gelar pada 2041/42. Manchester City kembali menjadi penguasa Manchester pada 2042/43, sebelum Liverpool meraih gelar pada 2043/44.
Aston Villa kemudian diproyeksikan memenangkan gelar keduanya pada 2044/45.
Liverpool dan Manchester United saat ini sama-sama memiliki 20 gelar liga Inggris, termasuk gelar yang diraih sebelum era Premier League.
Prediksi juara Premier League 2040/41–2044/45
| Musim | Prediksi juara |
|---|---|
| 2040/41 | Manchester United |
| 2041/42 | Newcastle United |
| 2042/43 | Manchester City |
| 2043/44 | Liverpool |
| 2044/45 | Aston Villa |
Manchester City Dominan Lagi hingga Akhir Dekade
Pada periode terakhir prediksi, Manchester City kembali diproyeksikan memasuki fase dominasi baru.
AI memprediksi City menjadi juara Premier League pada 2045/46. Arsenal kemudian merebut gelar pada 2046/47, sebelum Manchester United kembali berjaya pada 2047/48.
Newcastle United diprediksi memenangkan gelar keduanya pada 2048/49. Manchester City kemudian menutup rangkaian prediksi dengan kembali menjadi juara pada musim 2049/50.
Prediksi juara Premier League 2045/46–2049/50
| Musim | Prediksi juara |
|---|---|
| 2045/46 | Manchester City |
| 2046/47 | Arsenal |
| 2047/48 | Manchester United |
| 2048/49 | Newcastle United |
| 2049/50 | Manchester City |
Manchester City Paling Sering Diprediksi Juara
Jika seluruh prediksi AI tersebut digabungkan, Manchester City menjadi klub yang paling sering diproyeksikan memenangkan Premier League hingga 2050.
City diprediksi mengoleksi enam gelar dalam periode 2025/26 hingga 2049/50. Arsenal berada di belakangnya dengan lima gelar, sementara Liverpool, Newcastle United, dan klub lainnya juga diprediksi mendapatkan kesempatan menjadi kampiun.
Berikut rangkumannya:
- Manchester City: 6 gelar
- Arsenal: 5 gelar
- Liverpool: 2 gelar
- Newcastle United: 3 gelar
- Chelsea: 2 gelar
- Manchester United: 2 gelar
- Aston Villa: 2 gelar
Namun, prediksi tersebut tentu bukan kepastian. Dalam sepak bola, perubahan manajer, kebijakan transfer, kondisi finansial, perkembangan pemain muda, hingga kejutan dari klub lain dapat mengubah peta persaingan secara drastis.
Nilai Transfer Pemain dalam Rupiah
Untuk konteks finansial Premier League, nilai transfer yang disebut dalam sumber asli perlu dikonversikan menggunakan kurs saat transaksi agar akurat. Naskah yang diberikan tidak mencantumkan angka transfer pemain, sehingga tidak ada nominal transfer yang dapat dikonversi ke rupiah tanpa menambahkan data dari luar naskah.
Kesimpulannya, AI memprediksi Premier League tetap akan menjadi kompetisi yang sulit ditebak hingga 2050. Selain dominasi klub-klub tradisional seperti Manchester City, Arsenal, Liverpool, dan Manchester United, Newcastle United serta Aston Villa bahkan diproyeksikan mampu menembus jajaran juara dalam 25 tahun mendatang.

