BerandaSportSoccerDFB Digerebek Polisi Usai...

DFB Digerebek Polisi Usai Jerman Tersingkir dari Piala Dunia, Diduga Terkait Kasus Suap Euro 2024

TERMINALNEWS.ID, FRANKFURT – Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) menghadapi tekanan besar, tidak hanya karena kegagalan tim nasional di Piala Dunia, tetapi juga setelah kantor mereka menjadi sasaran penggerebekan besar-besaran oleh aparat kepolisian.

Penggerebekan dilakukan pada Rabu pagi, sekitar 36 jam setelah Timnas Jerman tersingkir dari Piala Dunia usai kalah dramatis dari Paraguay melalui adu penalti.

Kekalahan tersebut memicu kritik tajam. Dalam adu penalti, beberapa pemain Jerman dikabarkan enggan menjadi eksekutor sebelum akhirnya bek Jonathan Tah maju mengambil tendangan. Namun, eksekusi penalti pertamanya sepanjang karier profesional justru melambung jauh di atas mistar gawang dan memastikan langkah Jerman terhenti.

Hasil itu membuat Jerman kembali gagal melaju melewati babak 16 besar untuk ketiga kalinya secara beruntun di ajang Piala Dunia.

Menurut laporan City AM, lebih dari 150 petugas kepolisian dikerahkan dalam operasi yang menyasar kantor pusat DFB di Frankfurt. Selain itu, aparat juga menggeledah sejumlah balai kota di berbagai kota penyelenggara Euro 2024.

Baca Juga :   Liga Champions: Jadi yang Terbaik di Eropa, Tiap Tim Siap Singkirkan Para Raksasa

Penyelidikan berfokus pada dugaan pemberian fasilitas kepada pejabat pemerintah daerah selama penyelenggaraan Euro 2024. Fasilitas tersebut diduga meliputi tiket pertandingan, akomodasi hotel, hingga biaya perjalanan yang diberikan oleh DFB.

Otoritas menduga pemberian tersebut dapat dikategorikan sebagai bentuk suap apabila terbukti melanggar aturan yang berlaku.

Menteri Dalam Negeri Jerman, Herbert Reul, menegaskan bahwa aparat akan bertindak tegas terhadap dugaan pelanggaran tersebut.

“Tiket pertandingan sepak bola bukanlah bagian dari gaji. Siapa pun yang bekerja di sektor publik dan menerima keuntungan yang tidak semestinya harus siap menghadapi penyelidikan,” ujarnya.

Laporan itu juga menyebut dua orang yang terkait dengan panitia penyelenggara Euro 2024 diduga terlibat dalam pembagian tiket gratis untuk laga semifinal antara Spanyol dan Prancis.

Baca Juga :   Dilibas Jepang 4-0, Indonesia Semakin Terpuruk

Dalam pernyataan bersama, polisi dan jaksa menjelaskan bahwa penyelidikan berkaitan dengan dugaan pemberian keuntungan yang tidak sah kepada seorang pejabat dari salah satu kota tuan rumah.

Selain itu, pihak penyelenggara Euro 2024 juga diduga memberikan hak pembelian prioritas tiket kepada kota-kota tuan rumah. Hak tersebut kemudian dimanfaatkan dan digunakan dengan berbagai cara yang kini menjadi bagian dari penyelidikan.

Di tengah penyelidikan terhadap DFB, sorotan juga tertuju kepada pelatih Julian Nagelsmann yang mendapat tekanan besar setelah kegagalan di Piala Dunia.

Nagelsmann mengakui timnya memang pantas tersingkir setelah gagal mengalahkan Paraguay dalam waktu normal maupun babak tambahan.

“Jika Anda tidak bisa mengalahkan Paraguay dalam 120 menit, maka Anda memang layak tersingkir. Kami tidak boleh bergantung pada keberuntungan lawan,” kata Nagelsmann.

Pelatih berusia 38 tahun itu bahkan mengakui bahwa performa Jerman saat ini belum layak disebut sebagai tim papan atas dunia.

“Jika Anda tersingkir oleh Paraguay, berarti Anda bukan lagi tim kelas satu. Saya sangat kecewa,” ucapnya.

Kegagalan Jerman di Piala Dunia semakin memanaskan spekulasi mengenai masa depan Nagelsmann.

Baca Juga :   Ketika Sayap Garuda Patah Lagi di Jalan Besar Malam di Jalan Besar tidak berpihak pada Garuda

Mantan pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, disebut-sebut menjadi kandidat kuat untuk menggantikan Nagelsmann apabila DFB memutuskan melakukan pergantian pelatih setelah hasil buruk tersebut.

Sementara itu, DFB sendiri bukan kali pertama diterpa kontroversi. Federasi tersebut pernah terseret kasus dugaan suap yang berkaitan dengan proses pencalonan Jerman sebagai tuan rumah Piala Dunia 2006. Kini, lembaga sepak bola terbesar di Jerman itu kembali menghadapi penyelidikan hukum yang berpotensi menambah daftar persoalan di luar lapangan.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Tottenham Siapkan Tawaran Besar untuk Cody Gakpo, Transfer Bisa Tembus Rp2,4 Triliun

TERMINALNEWS.ID, LONDON – Tottenham Hotspur terus bergerak memperkuat lini serang pada...

KI DKI Jakarta: Keterbukaan Informasi PT JIEP Perkuat Tata Kelola dan Kepercayaan Publik

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Komisi Informasi (KI) DKI Jakarta menilai keterbukaan informasi...

Tri Waluyo: Perda Pesantren Jadi Landasan Penguatan Pendidikan, Dakwah, dan Pemberdayaan Umat

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta, Tri...

Ketika Sayap Garuda Patah Lagi di Jalan Besar Malam di Jalan Besar tidak berpihak pada Garuda

BABAK PERTAMA dimulai dengan harapan. Satu gol. Keunggulan 1-0. Rasanya seperti...

- A word from our sponsors -