TERMINALNEWS.ID, TERNATE – Sejarah emas sepak bola Maluku Utara kembali terkuak. Sebuah foto hitam putih bertuliskan “Berita Olahraga Tempo Doeloe” yang baru saja direstorasi memperlihatkan momen paling bersejarah Persiter Ternate: saat mengangkat trofi Juara Piala Soeratin 1978.
Momen itu terjadi di era kepemimpinan Ketua Umum PSSI, Ali Sadikin (1977-1981), mantan Gubernur DKI Jakarta yang dikenal sebagai pembaharu sepak bola Indonesia.
Berdasarkan arsip PSSI, Persiter Ternate tercatat sebagai juara Piala Soeratin 1978 setelah mengalahkan PS Bangka di partai final. Prestasi itu menjadikan Laskar Kie Raha sebagai kekuatan baru dari timur Indonesia di kancah nasional.
Kejayaan di Zaman Bang Ali
Ali Sadikin menjabat Ketum PSSI setelah Moehono dan sebelum Sjarnoebi Said. Di masanya, ia bukan hanya mengelola Piala Soeratin sebagai wadah pembinaan junior, tapi juga melahirkan konsep kompetisi semi-pro yang kemudian dikenal sebagai Galatama pada 17 Maret 1979.

Persiter Ternate yang berdiri 1958 dan resmi jadi anggota PSSI 1961, mencapai puncak kejayaannya di era itu. Kemenangan 1978 itu bukan kebetulan.
“Dulu sepak bola Ternate begitu disegani di kancah nasional. Kami datang, bermain, dan juara,” begitu semangat yang selalu dikenang warga Ternate tentang generasi emas itu.
Dari Soeratin ke Divisi Utama
Gelar Soeratin 1978 menjadi batu loncatan. Setelah itu, Persiter terus menanjak hingga sempat berlaga di Divisi Utama Liga Indonesia 2007/2008. Meski sempat redup, nama Persiter sebagai satu-satunya klub Maluku Utara yang pernah menjuarai Piala Soeratin di era Ali Sadikin tak pernah hilang.
Foto yang beredar ini pun menjadi bukti otentik. Seorang pemain dengan medali di leher, mengangkat tinggi trofi di atas kepala di tengah malam yang bersejarah. Di sisi lain, tampak jabat tangan penuh keharuan – gambaran sportivitas sepak bola era 70-an.
Kini, saat SSB Binter Ternate dan klub-klub Maluku Utara lainnya kembali berlaga di Soeratin Cup 2026 Zona 7, sejarah 1978 itu menjadi pengingat: Ternate pernah menjadi juara nasional, di zaman ketika PSSI dipimpin oleh tokoh sebesar Bang Ali Sadikin.
Penulis: Nabil M.Salim
Editor : TOMMY R.ARIEF Foto: Arsip Berita Olahraga Tempo Doeloe (Restorasi)

