TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor dan Yayasan Sahabat Ciliwung menyusuri Sungai Ciliwung pada Minggu (25/10/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kelestarian sungai yang merupakan salah satu sumber air baku, sekaligus mencegah pencemaran dari aktivitas domestik maupun non-domestik.
Kegiatan susur sungai tersebut dihadiri perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, DLH Kabupaten Bogor, serta sejumlah komunitas peduli Sungai Ciliwung.
Aksi ini sekaligus menegaskan dukungan Perumda Air Minum Tirta Kahuripan terhadap Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang digaungkan Presiden RI Prabowo Subianto. Gerakan nasional tersebut bertujuan mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, aman, dan tertata.
Melalui aksi nyata di lapangan, Tirta Kahuripan tidak hanya mendorong tumbuhnya budaya peduli lingkungan, tetapi juga berupaya menjaga kualitas air Sungai Ciliwung yang menjadi salah satu sumber air baku untuk memenuhi kebutuhan air minum masyarakat Kabupaten Bogor.
Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Kahuripan, Bambang Pria Kusuma, mengatakan kegiatan susur sungai diisi dengan pembersihan sampah di sepanjang aliran sungai serta penebaran benih ikan endemik guna mendukung kelestarian ekosistem perairan.
Menurut Bambang, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa menjaga kebersihan dan kelestarian sungai merupakan tanggung jawab bersama.
Ia menegaskan, pencemaran sungai yang tidak terkendali dapat menambah beban proses pengolahan air. Kondisi tersebut sekaligus menjadi tantangan dalam menyediakan layanan air minum yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
“Bupati Bogor Bapak Rudy Susmanto, selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM) Perumda Air Minum Tirta Kahuripan, telah mengamanatkan agar kami menjaga lingkungan dan memperluas akses layanan air bersih di wilayah Kabupaten Bogor. Target tersebut tentu tidak akan terwujud apabila kualitas sumber air baku di sungai terus menurun akibat pencemaran,” ujar Bambang.
Ia menambahkan, dukungan Tirta Kahuripan terhadap Gerakan Indonesia ASRI tidak hanya difokuskan pada kawasan hilir sungai, tetapi juga akan diperluas hingga wilayah hulu.
Upaya tersebut direncanakan melalui kegiatan penanaman pohon dan pembangunan sumur-sumur resapan baru di kawasan daerah imbuhan air. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan tanah dalam menyerap air hujan serta mendukung keberlangsungan debit mata air sebagai sumber air baku.
Bambang menegaskan, komitmen menjaga kelestarian hutan dan sungai merupakan investasi jangka panjang yang manfaatnya akan dirasakan oleh masyarakat saat ini maupun generasi mendatang.
“Melalui langkah nyata, kolaborasi, dan kepedulian yang berkelanjutan, setiap upaya kecil yang dilakukan hari ini dapat memberikan manfaat besar bagi masa depan. Harapannya, sumber air tetap terjaga dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang,” tandasnya. (Jefri Sukapura)

