BerandaSportSoccerPaolo Maldini Sebut Diego...

Paolo Maldini Sebut Diego Maradona dan Ronaldo Nazario sebagai Lawan Tersulit Sepanjang Karier

TERMINALNEWS.ID, MILAN – Legenda AC Milan, Paolo Maldini, mengungkapkan dua pemain yang paling sulit dihadapinya sepanjang karier profesionalnya. Mantan bek timnas Italia itu menyebut Diego Maradona dan Ronaldo Nazario sebagai lawan yang paling merepotkan di lapangan.

Maldini dikenal sebagai salah satu bek terbaik sepanjang sejarah sepak bola. Sepanjang kariernya bersama AC Milan dan timnas Italia, ia mampu bermain sebagai bek kiri maupun bek tengah dengan kualitas bertahan yang luar biasa.

Keunggulan Maldini tidak hanya terletak pada kemampuan fisik, tetapi juga kecerdasan membaca permainan. Ia piawai menempatkan diri, mengantisipasi pergerakan lawan, memotong jalur umpan, serta menghentikan serangan sebelum berkembang menjadi ancaman serius.

Pada era keemasan sepak bola Italia, Maldini menghadapi sederet pemain kelas dunia di Serie A. Beberapa di antaranya adalah Roberto Baggio, Marco van Basten, Zinedine Zidane, dan Michel Platini.

Namun, ketika ditanya mengenai lawan paling tangguh yang pernah dihadapinya, Maldini secara khusus menyebut dua nama besar dalam sejarah sepak bola dunia.

Dalam wawancara dengan media Jerman, Bild, yang dikutip Goal, Maldini mengatakan dirinya beruntung pernah bermain menghadapi Maradona. Ia juga menilai Ronaldo Nazario ketika memperkuat Inter Milan sebagai salah satu lawan tersulitnya.

Baca Juga :   Ismaila Sarr Jadikan Liverpool Prioritas, Crystal Palace Dapat Tawaran Rp1,1 Triliun

“Saya beruntung bisa bermain melawan Maradona. Dia dan Ronaldo, ketika masih bermain untuk Inter Milan, merupakan lawan tersulit saya,” ujar Maldini.

Ronaldo Nazario, striker dengan kemampuan komplet

Ronaldo

FUSSBALL: WM 2002 in JAPAN und KOREA, BRA - TUR 2:1

Ronaldo

Ronaldo Nazario, yang akrab dijuluki Ronaldo O Fenomeno, merupakan salah satu penyerang paling mematikan pada masanya. Kecepatan, kekuatan fisik, kemampuan menggiring bola, dan ketajamannya di depan gawang membuatnya menjadi ancaman bagi pertahanan lawan.

Meski kariernya beberapa kali terganggu cedera serius, Ronaldo tetap mampu mencatatkan statistik impresif. Sepanjang kariernya di level klub, ia membukukan 234 gol dan 55 assist dalam 330 penampilan.

Ronaldo memiliki kemampuan mencetak gol melalui berbagai cara, mulai dari tembakan jarak jauh, penyelesaian sederhana di kotak penalti, hingga aksi individu yang sulit dihentikan.

Kombinasi teknik dan kekuatan fisiknya juga membuat Ronaldo mampu berperan sebagai penyerang tengah yang menahan bola, melindungi penguasaan bola, serta membuka ruang bagi rekan-rekannya.

Saat membela Inter Milan, kemampuan tersebut membuatnya menjadi salah satu penyerang yang paling ditakuti di Italia. Tidak mengherankan jika Maldini menempatkannya sebagai salah satu lawan paling sulit sepanjang kariernya.

Baca Juga :   Inilah Pengakuan Wasit Italia Soal Insiden VAR Kontroversial di Serie A

Diego Maradona, maestro yang sulit dihentikan

Napoli, 4° scudetto nella storia del Club: i precedenti nel 1987, 1990 e 2023 | Sky TG24

Diego Maradona murió: la narración del "barrilete cósmico" del mejor gol de la historia con Argentina a Inglaterra en México 1986 | VIDEO

Maradona in the semi-finals England Argentina - Photographic print for sale

Berbeda dengan Ronaldo yang dikenal sebagai penyerang komplet, Diego Maradona merupakan pemain kreatif yang mampu mengendalikan permainan dari lini tengah hingga area serangan.

Saat memperkuat Napoli di Serie A, Maradona menunjukkan kemampuan menggiring bola, kontrol jarak dekat, visi bermain, serta kecepatan mengambil keputusan yang membuatnya sangat sulit dihentikan.

Dengan pusat gravitasi tubuh yang rendah dan kaki kiri yang luar biasa, Maradona mampu melewati beberapa pemain sekaligus dalam ruang sempit. Ia juga memiliki naluri menciptakan peluang yang menjadikannya ancaman tidak hanya sebagai pencetak gol, tetapi juga sebagai pengatur serangan.

Pengaruh Maradona semakin terlihat ketika ia membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 1986. Penampilannya sepanjang turnamen tersebut menjadi salah satu momen paling ikonis dalam sejarah sepak bola.

Dalam 343 pertandingan di level klub, Maradona mencatatkan 159 gol dan 107 assist. Statistik itu memperlihatkan kontribusinya sebagai pemain yang mampu mencetak gol sekaligus menciptakan peluang bagi rekan setimnya.

Baca Juga :   Mourinho Masih Emosi meski Real Madrid Comeback Dramatis Lawan AS Roma

Maradona juga dikenal memiliki karakter kepemimpinan yang kuat. Ia kerap menjadi inspirasi bagi tim yang dibelanya, termasuk ketika Napoli meraih kesuksesan di sepak bola Italia.

Dua legenda dengan keistimewaan berbeda

Pilihan Maldini memperlihatkan betapa sulitnya menghadapi dua pemain dengan karakter permainan yang berbeda.

Ronaldo mengandalkan kombinasi kecepatan, kekuatan, teknik, dan penyelesaian akhir sebagai penyerang. Sementara itu, Maradona mampu mengacaukan pertahanan melalui kreativitas, kontrol bola, visi permainan, dan kemampuannya menciptakan peluang dari situasi yang tampaknya tidak berbahaya.

Keduanya merupakan figur penting dalam sejarah sepak bola dan kerap masuk dalam perbincangan mengenai pemain terbaik sepanjang masa.

Bagi Maldini, yang sepanjang kariernya menghadapi banyak penyerang dan pemain kreatif kelas dunia, Maradona dan Ronaldo memiliki keistimewaan yang membuat keduanya menonjol dibandingkan lawan-lawan lainnya.

Pengakuan tersebut sekaligus menjadi gambaran betapa besarnya kualitas dua legenda sepak bola itu, bahkan di mata seorang bek yang dikenal memiliki kemampuan membaca permainan dan menghentikan serangan lawan pada level tertinggi.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Harry Kane Jadi Pemain Tercepat yang Cetak 100 Gol untuk Satu Klub, Lewati Ronaldo dan Haaland

TERMINALNEWS.ID, LONDON - Harry Kane mencatatkan pencapaian istimewa bersama Bayern Munich...

12 Sekolah Berebut Gelar Juara Grand Finals Garena Youth Championship 2026 Free Fire

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA — Sebanyak 12 sekolah dari berbagai daerah di Indonesia...

Helvi Moraza: Jambore Kumitra Kalsel Perluas Akses Pembiayaan dan Pasar UMKM

TERMINALNEWS.ID, BANJARMASIN – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menggelar...

Film Harga Teman Disambut Antusias di Jakarta Film Week 2026, Tiket Habis dalam 30 Detik

Dibintangi Freya JKT48, Devano, Emir Mahira, dan Diandra Agatha, film produksi...

- A word from our sponsors -