TERMINALNEWS.ID, PORTO – Erling Haaland tampil gemilang saat Manchester City mengawali perjalanan mereka di Liga Champions 2026/2027 dengan kemenangan atas Porto. Bermain di Estádio do Dragão, Selasa malam, City mengamankan tiga poin berkat dua gol yang dicetak Haaland.
Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Manchester City untuk mengejar posisi delapan besar pada fase liga. Jika mampu finis di delapan besar, City akan langsung lolos ke babak 16 besar tanpa harus menjalani play-off.
Setelah babak pertama berakhir tanpa gol, Haaland memecah kebuntuan tidak lama setelah turun minum. Penyerang asal Norwegia itu memanfaatkan peluang melalui sundulan untuk membawa City unggul.
Porto kemudian meningkatkan tekanan demi mencari gol penyeimbang. Namun, pertahanan City mampu bertahan hingga pertandingan memasuki masa tambahan waktu.
Haaland kembali menjadi pembeda. Ia mencetak gol keduanya pada injury time sekaligus memastikan Manchester City pulang dari Portugal dengan kemenangan.
Haaland Sempat Emosi di Lapangan
Meski menjadi pahlawan kemenangan, Haaland juga sempat menunjukkan emosinya sepanjang pertandingan. Ketegangan terjadi beberapa menit sebelum laga berakhir ketika ia terlibat perselisihan dengan pemain Porto, Pablo Rosario.
Pemain dari kedua kesebelasan kemudian datang untuk memisahkan keduanya. Haaland dan Rosario sama-sama menerima kartu kuning.
Haaland sebelumnya juga sempat terlihat kesal kepada rekan setimnya, Ayyoub Bouaddi. Gelandang berusia 18 tahun itu tampil sebagai starter untuk pertama kalinya setelah bergabung dengan Manchester City dari Lille pada musim panas ini.
Dalam sebuah situasi di babak kedua, Bouaddi memilih mengalirkan bola ke sisi kiri meski Haaland berada dalam posisi terbuka di depan gawang.
Haaland mengakui dirinya sempat kecewa dengan keputusan tersebut.
“Dia bermain sangat bagus. Dalam latihan dia luar biasa. Saya sudah mengatakan kepada chairman (Khaldoon Al Mubarak), kami memiliki permata di sana,” kata Haaland.
“Tapi saya pikir dia seharusnya mengirim bola kepada saya di babak kedua. Saya sendirian dan sedikit marah. Saya akan mengatakan itu kepadanya sekarang. Namun, dia bermain bagus, kecuali umpan itu.”
Haaland Puji Porto
Terlepas dari ketegangan yang terjadi di lapangan, Haaland memberikan pujian kepada Porto. Ia menilai klub asal Portugal tersebut memberikan perlawanan berat kepada Manchester City.
“Pertandingan yang luar biasa melawan juara Portugal. Kami tahu ini akan menjadi pertarungan yang sulit. Mereka adalah tim papan atas,” ujar Haaland seperti dikutip dari situs resmi Manchester City.
Menurut Haaland, City harus mampu memenangkan pertandingan-pertandingan besar seperti laga melawan Porto jika ingin kembali bersaing memperebutkan trofi.
“Kami harus belajar. Maresca harus menuntut banyak dari kami dan kami juga harus menuntut banyak satu sama lain. Kami harus memenangkan pertandingan. Di City, Anda harus memenangkan pertandingan dan trofi,” tuturnya.
Kemenangan atas Porto sekaligus memperpanjang catatan produktif Haaland pada awal musim. Striker 26 tahun itu kini telah mencetak lima gol dalam lima pertandingan musim ini.
Nilai Transfer Ayyoub Bouaddi Capai Rp1,5 Triliun
Sorotan lain tertuju kepada Ayyoub Bouaddi yang mendapat kepercayaan tampil sejak menit awal. Pemain muda tersebut didatangkan Manchester City dari Lille pada musim panas 2026 dengan nilai transfer £86 juta.
Jika dikonversikan ke rupiah dengan kurs perkiraan Rp22.000 per £1, nilai transfer tersebut mencapai sekitar Rp1,89 triliun.
Perkiraan konversi:
- £86 juta × Rp22.000
- ≈ Rp1,892 triliun
Angka tersebut menunjukkan besarnya investasi Manchester City terhadap pemain muda Prancis tersebut. Meski sempat mendapat kritik dari Haaland karena satu keputusan umpan, Bouaddi secara keseluruhan mendapatkan penilaian positif atas penampilannya di lini tengah.
Haaland dan Manchester City kini akan mengalihkan fokus ke kompetisi domestik. Mereka dijadwalkan menghadapi rival sekota, Manchester United, dalam derby Manchester di Old Trafford pada Minggu.

