TERMINALNEWS.ID, NEW YORK – FIFA berpotensi melakukan perubahan mendadak terhadap jalannya pertandingan final Piala Dunia 2026 akibat memburuknya kualitas udara di wilayah New York dan New Jersey.
Final Piala Dunia ke-24 akan mempertemukan Spanyol dan Argentina di MetLife Stadium, New York/New Jersey, pada Minggu, 19 Juli, setelah kedua tim masing-masing menyingkirkan Prancis dan Inggris di babak semifinal.
Namun, beberapa hari menjelang laga puncak, otoritas New York dan New Jersey mengeluarkan peringatan kesehatan terkait kualitas udara akibat asap kebakaran hutan yang berasal dari Kanada. Asap tersebut menyelimuti kawasan New York sehingga pemerintah mengimbau warga untuk tetap berada di dalam ruangan jika memungkinkan.
Meski demikian, tim nasional Spanyol tetap menjalani sesi latihan di luar ruangan pada Kamis (16/7). Sementara itu, Argentina dijadwalkan menggelar latihan pertamanya di New York pada Jumat (17/7/2026).

Kondisi udara yang buruk juga menjadi perhatian keluarga peserta yang beraktivitas di MetLife Stadium. Ayah seorang penari yang berlatih di stadion pada Kamis mengaku putrinya kesulitan bernapas.
“Dia mengirim pesan kepada saya bahwa kondisinya sangat buruk di luar. Sulit untuk menari karena udara terasa berat,” ujarnya.
Menambah Waktu Istirahat
Dampak kualitas udara buruk sebelumnya sudah dirasakan dalam pertandingan National Women’s Soccer League (NWSL) antara Gotham FC dan Washington Spirit pada Rabu (15/7). Sesuai protokol liga, pertandingan sempat dihentikan dua kali di setiap babak karena indeks kualitas udara berada pada level yang mengkhawatirkan.
Pemain Washington Spirit, Trinity Rodman, mengakui kondisi tersebut memengaruhi jalannya pertandingan.
“Kualitas udaranya sangat buruk. Bukan untuk mencari alasan, tetapi kedua tim sama-sama terus menunggu jeda demi jeda,” katanya usai laga.
Sepanjang Piala Dunia 2026, FIFA memang telah menerapkan cooling break atau jeda hidrasi di pertengahan setiap babak, tanpa memandang kondisi cuaca. Namun, apabila kualitas udara terus memburuk hingga hari pertandingan, FIFA disebut dapat menambah waktu jeda seperti yang diterapkan NWSL demi menjaga kesehatan pemain dan ofisial.
Gubernur New York Imbau Warga Waspada
Gubernur New York, Kathy Hochul, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kualitas udara.
“Asap dari kebakaran hutan di Kanada kembali memengaruhi kualitas udara di seluruh wilayah negara bagian kami. Kami mengimbau warga New York agar memperhatikan kondisi kualitas udara demi keselamatan.”
Ia menambahkan pemerintah terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memantau kondisi serta mendistribusikan masker kepada kelompok rentan.

“Saya mengajak seluruh warga New York untuk terus mengikuti informasi terbaru dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan guna melindungi diri sendiri, tetangga, dan orang-orang tercinta.”
Sebagai dampak dari kondisi serupa, pertandingan Chicago Fire melawan Vancouver Whitecaps yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis juga terpaksa ditunda akibat kualitas udara yang buruk di wilayah Chicago.
Catatan: Naskah sumber yang diberikan tidak memuat informasi mengenai nilai transfer pemain maupun nominal uang. Oleh karena itu, tidak ada angka transfer yang dapat dikonversi ke rupiah dalam berita ini.


