TERMINALNEWS.ID, JAKARTA — Badan Kepegawaian Negara (BKN) melakukan profiling terhadap 815 Aparatur Sipil Negara (ASN) Guru di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan peran dan profesionalisme guru ASN dalam menjalankan tugas sebagai pendidik sekaligus pelayan publik.
Dalam arahannya pada Town Hall Guru ASN DKI Jakarta Tahun 2026 di Aula Ki Hajar Dewantara, Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Selasa (8/9/2026), Kepala BKN Prof. Zudan menegaskan bahwa guru memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan masa depan generasi muda.
Menurutnya, kemuliaan profesi guru tidak semata-mata terletak pada kemampuan mentransfer pengetahuan, tetapi juga pada tanggung jawab membentuk manusia yang berkarakter.

“Filosofi kita sebagai guru harus mampu memposisikan diri kita sebagai pendidik, sebagai guru, dan sebagai ASN. Guru memiliki peranan penting untuk menanamkan karakter kepada peserta didik, termasuk sikap hormat kepada orang tua, guru, dan lingkungan. Ini tugas yang sangat mulia,” ujar Prof. Zudan.
Guru Dituntut Menjadi Pendidik dan Teladan
Prof. Zudan mengatakan, guru ASN tidak hanya bertugas menyampaikan materi pembelajaran. Lebih dari itu, mereka dituntut menjadi pendidik, teladan bagi peserta didik, serta ASN yang mencerminkan nilai-nilai pelayanan publik.
Karena itu, ia mengajak para guru ASN di Jakarta ikut mengambil bagian dalam menyelesaikan persoalan anak tidak sekolah. Menurutnya, memastikan seluruh anak memperoleh hak atas pendidikan merupakan tanggung jawab bersama.
“Saya titip ibu bapak untuk bersama-sama menghilangkan anak tidak sekolah di wilayah Provinsi Jakarta. Ini tugas kita semuanya,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan besarnya amanah yang diberikan para orang tua kepada guru. Kepercayaan tersebut, kata Prof. Zudan, harus dijaga dengan memberikan perhatian, perlindungan, dan pendidikan terbaik bagi setiap peserta didik.

“Ibu, bapak, para guru, tolong dijaga betul anak-anak, karena itu merupakan mata hati, buah hati, permata hati dari semua orang tua,” pungkasnya.
Bangun Citra Positif ASN
Pada bagian akhir arahannya, Prof. Zudan juga mengajak para ASN Guru membangun citra positif melalui empat aspek, yakni people, product, process, dan perception.
Ia menilai persepsi masyarakat terhadap ASN sangat dipengaruhi oleh kualitas kinerja dan perilaku dalam memberikan pelayanan. Karena itu, ASN perlu membangun citra positif secara konsisten melalui profesionalisme dan pelayanan yang baik.
“Persepsi publik terhadap ASN harus positif, maka sangat penting ASN bangun branding,” jelasnya.
Melalui profiling dan penguatan kapasitas tersebut, para guru ASN diharapkan semakin memahami peran strategisnya, tidak hanya sebagai tenaga pendidik, tetapi juga sebagai bagian penting dari aparatur negara yang turut menentukan kualitas generasi masa depan.

