BerandaNewsNasionalFerry Juliantono Tegaskan Penguatan...

Ferry Juliantono Tegaskan Penguatan Koperasi Saat Berdialog dengan Penggerak Koperasi di Pamekasan

TERMINALNEWS.ID, PAMEKASAN – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono memberikan arahan sekaligus berdialog dengan para pelaku koperasi lintas sektor membahas berbagai langkah penguatan koperasi di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur.

Dalam dialog yang didampingi Bupati Pamekasan Kholilurrahman, Selasa sore (21/7), hadir para pelaku koperasi syariah, koperasi pondok pesantren, koperasi tembakau, tekstil, dan bidang usaha lainnya.

Sejumlah pelaku koperasi mempertanyakan berbagai hal terkait kebijakan pemerintah terhadap koperasi, kendala produksi, kesejahteraan petani tembakau dan garam, termasuk kemudahan pembiayaan.

Salah satu perwakilan Kopontren memaparkan keberhasilan unit usaha sandal jepit batik yang diminati pasar, namun terkendala pengelolaan akibat siklus kelulusan santri. Selain itu, unit usaha konveksi seragam yang melayani 1.000 siswa per tahun juga membutuhkan kepastian dukungan permodalan.

Dalam sesi dialog, Menkop merespon hal tersebut, Kementerian Koperasi melalui LPDB Koperasi siap memberikan pendampingan dan skema pembiayaan bagi koperasi. Bahkan, terbuka ruang kemitraan dengan pihak ketiga agar unit bisnis berbasis pesantren dapat terus berkembang secara profesional.

Baca Juga :   Presiden Prabowo Bikin Geger! Ikut Bergoyang di Istana Merdeka Saat HUT RI ke-80
2714efb9 8f63 490a 8b2c 48e3f2a3e0fa
Ferry Juliantono Tegaskan Penguatan Koperasi Saat Berdialog dengan Penggerak Koperasi di Pamekasan

Secara khusus, Menkop mendorong para pelaku UMKM untuk bergabung dan diorganisasi dalam bentuk koperasi. Dengan terorganisasi dalam wadah koperasi, pelaku usaha dapat memperoleh pendampingan dan bantuan dari Kementerian Koperasi melalui LPDB.

“Dengan wadah koperasi, kegiatan usaha bisa lebih produktif dan menjadi alternatif bagi pengembangan kegiatan ekonomi di Pamekasan, bahkan di seluruh daerah di Indonesia,” kata Menkop.

Menkop menegaskan bahwa kebijakan pemerintah saat ini berfokus pada penguatan koperasi melalui langkah transformasi guna mengembalikan peran koperasi sebagai pilar ekonomi nasional yang sejajar dengan BUMN dan swasta. Transformasi tersebut mencakup rebranding koperasi, tata kelola koperasi, dan digitalisasi.

Menkop juga mengemukakan bahwa Kementerian Koperasi terus mendorong pengembangan koperasi di sektor produksi.
“Sekarang kita dorong lagi koperasi masuk ke sektor produksi, sektor distribusi, bahkan sektor industri,” kata Menkop.

Baca Juga :   Kapolri: Pengabdian Polri Adalah Menjaga Kehidupan dan Masa Depan Bangsa di Hari Fitri

Sebagai langkah penguatan koperasi, pemerintah mengeluarkan berbagai regulasi dan kebijakan baru yang memberikan ruang gerak jauh lebih luas bagi koperasi. Ruang gerak tersebut meliputi Izin Usaha Pertambangan (IUP), sumur minyak rakyat (idle well), pengumpulan minyak jelantah dan biomassa untuk energi, pendirian pabrik CPO beserta produk turunannya (minyak goreng), pendirian SPBU solar untuk nelayan, cold storage, hingga pabrik es batu. Di bidang lingkungan, koperasi juga didorong terlibat dalam pengelolaan sampah berkelanjutan hingga ekonomi kreatif, seperti pembuatan konten kreatif dan animasi, serta pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

0cbf18b5 93bb 4383 b45a c5cd74a881d1
Ferry Juliantono Tegaskan Penguatan Koperasi Saat Berdialog dengan Penggerak Koperasi di Pamekasan

Sebagai pilar pembangunan ekonomi berbasis desa, Menkop menyampaikan Presiden Prabowo Subianto meluncurkan program prioritas nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Baca Juga :   Jonatan Christie Ingin Pertahankan Gelar di DIM-2024

“Koperasi ini dirancang bukan sebagai lembaga sosial semata, melainkan sebagai badan usaha profit yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” kata Menkop.

Tidak hanya mendirikan koperasi, Presiden juga memerintahkan agar seluruh barang subsidi disalurkan langsung melalui KDKMP, termasuk program BLT, bansos, bantuan pangan non-tunai, dan pembiayaan KUR dengan skema channeling.

Salah satu tokoh pengusaha Pamekasan, mengatakan menekankan pentingnya menjaga tren pertumbuhan ekonomi daerah Pamekasan yang mencapai 7,5%. Ia mengusulkan agar Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih turut mengambil peran dalam menyerap hasil panen tembakau dan garam milik petani lokal saat musim panen tiba.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Gerak Cepat Atasi Krisis Air Saat Kemarau, Dani Prasetya Utamakan Pelayanan bagi 18 Ribu Pelanggan

Laporan wartawan Terminalnews.id/Je Sukapura TERMINALNEWS.ID, BOGOR – Di balik penampilannya yang sederhana, Kepala...

Ferry Juliantono Apresiasi Puncak Peringatan Harkop dan Capaian KDKMP di Jatim

TERMINALNEWS.ID, PAMEKASAN – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengapresiasi penyelenggaraan puncak...

Selfi Yamma Rilis “Sampaikan Rindu”, Lagu Dangdut Penuh Emosi tentang Kerinduan

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA - Penyanyi dangdut Selfi Yamma kembali menghadirkan karya terbaru...

Selebriti FC Taklukkan Football Traveler dalam Laga Persahabatan Penuh Sportivitas

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA - Selebriti FC kembali menggelar pertandingan persahabatan rutin pada...

- A word from our sponsors -

spot_img