Laporan wartawan Terminalnews.id/Je Sukapura
TERMINALNEWS.ID, BOGOR – Di balik penampilannya yang sederhana, Kepala Cabang Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Kahuripan Cabang Leuwiliang, Dani Prasetya, dikenal memiliki kemampuan dalam menangani berbagai persoalan pelayanan air bersih di wilayah kerjanya.
Sebagai pimpinan cabang yang melayani sekitar 18.000 pelanggan di empat kecamatan wilayah Bogor Barat, Dani bersama jajarannya dituntut sigap menghadapi berbagai kendala, terutama saat musim kemarau yang menyebabkan debit air di sejumlah sumber air baku mengalami penurunan.
Meski mendapat apresiasi atas kepemimpinannya, Dani memilih merendah. Menurutnya, apa yang dilakukan merupakan bagian dari tanggung jawab seluruh jajaran Perumda Air Minum Tirta Kahuripan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Saya biasa saja, sama seperti kepala cabang Perumda Air Minum Tirta Kahuripan lainnya yang selalu mengutamakan pelayanan demi kepuasan para pelanggan,” ujar Dani kepada terminalnews.id di kantornya.
Salah satu tantangan yang baru-baru ini dihadapi adalah menurunnya debit air di tiga instalasi pengolahan air, yakni di Desa Cicadas, Kecamatan Ciampea, Kampung Pasir Angin, Kecamatan Cibungbulang, serta Kampung Geleduh, Desa Barengkok, Kecamatan Leuwiliang.

Kondisi tersebut menyebabkan pasokan air bersih dari ketiga instalasi sempat terhenti akibat menyusutnya sumber air selama musim kemarau.
Menghadapi situasi tersebut, Dani bersama timnya segera turun ke lapangan untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mendistribusikan air bersih menggunakan armada truk tangki langsung ke rumah-rumah pelanggan yang terdampak.
“Selama sekitar 10 hari, lebih dari 30 truk tangki air bersih kami kerahkan untuk mendistribusikan air kepada seluruh pelanggan yang terdampak,” ungkapnya.
Langkah cepat tersebut dinilai mampu meminimalkan dampak krisis air bersih yang dialami warga di wilayah pelayanan Cabang Leuwiliang hingga kondisi pasokan kembali normal.
Dani Prasetya merupakan lulusan Universitas Udayana, Bali. Di lingkungan kerjanya, ia dikenal sebagai sosok pemimpin yang mengedepankan kerja sama tim dan pelayanan kepada masyarakat.
Sebagai informasi, Dani juga merupakan putra mantan Wali Kota Bogor, Diani Budiarto, yang menjabat selama dua periode, yakni 2004–2009 dan 2009–2014.
Meski demikian, dalam menjalankan tugasnya di Perumda Air Minum Tirta Kahuripan, Dani lebih menitikberatkan pada peningkatan kualitas pelayanan kepada pelanggan serta penanganan cepat terhadap berbagai kendala operasional di lapangan.


