BerandaSportSoccerPiala Dunia 2026: Argentina...

Piala Dunia 2026: Argentina Lolos Dramatis ke Perempat Final, Asosiasi Sepak Bola Argentina Diselidiki FBI Dugaan Pencucian Uang

TERMINALNEWS.ID, NEWYORK – Tim nasional Argentina memastikan tempat di babak perempat final Piala Dunia setelah bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Mesir dengan skor 3-2 pada babak 16 besar di Stadion Atlanta.

Lionel Messi menjadi penyelamat dengan mencetak gol penyeimbang pada menit ke-83 setelah Argentina sempat tertinggal 0-2 hingga memasuki 15 menit terakhir waktu normal. Gol kemenangan kemudian dicetak gelandang Enzo Fernández melalui sundulan pada menit 90+3, memastikan juara bertahan melaju ke perempat final untuk menghadapi Swiss pada Minggu (12 Juli).

Namun, di luar lapangan, sepak bola Argentina kembali diterpa kontroversi. Menurut laporan harian Argentina, La Nación, Asociación del Fútbol Argentino tengah menjadi subjek penyelidikan Federal Bureau of Investigation terkait dugaan pencucian uang.

Baca Juga :   Final AFCON 2025 Ricuh, Senegal Tinggalkan Lapangan Protes Penalti untuk Maroko

Laporan tersebut menyebut penyelidikan awal telah dimulai sejak 2025 untuk mengumpulkan informasi mengenai operasi keuangan AFA. Penyelidikan berfokus pada dugaan aliran dana yang berpotensi melanggar hukum Amerika Serikat, termasuk pencucian uang dan penipuan.

Ketua AFA, Claudio ‘Chiqui’ Tapia, disebut sebelumnya menghadapi tuduhan penggelapan pajak setelah adanya pengaduan dari pemerintahan Presiden Javier Milei.

Penyelidikan dipimpin jaksa federal Patrick Gushue dan Christopher Ting, dengan melibatkan Michael Berger yang sebelumnya menangani perkara pencucian uang mantan pejabat Ekuador, Carlos Ramón Polit Faggioni.

Lionel Messi Argentina
Lionel Messi (sportbible)

Laporan menyebut sekitar US$300 juta diduga telah dialirkan melalui berbagai transaksi keuangan. Dengan kurs perkiraan Rp16.300 per dolar AS, nilai tersebut setara sekitar Rp4,89 triliun.

Baca Juga :   Skuad Garuda Geber Latihan Perdana untuk FIFA Series 2026

Dokumen yang dikutip media tersebut juga menyatakan perusahaan berbasis di Miami, TourProdEnter LLC, mengelola sedikitnya US$260 juta atau sekitar Rp4,24 triliun dari pendapatan komersial internasional AFA.

Selain itu, terdapat dugaan US$57 juta atau sekitar Rp929 miliar telah didistribusikan kepada sejumlah individu dan perusahaan tanpa penjelasan yang memadai mengenai tujuan pembayaran tersebut.

Penyelidik juga dikabarkan ingin meminta keterangan dari sejumlah saksi yang memiliki pengetahuan langsung mengenai aktivitas AFA pada masa kepemimpinan Tapia dan Pablo Toviggino. Beberapa mantan pejabat pemerintahan Argentina juga berpotensi dimintai keterangan terkait hubungan AFA dengan TourProdEnter LLC.

Laporan tersebut turut menyebut sebagian perusahaan penerima transfer dana diduga dikendalikan oleh individu yang menerima bantuan sosial dan berdomisili di Buenos Aires maupun Bariloche. Nama Toviggino dan keluarganya juga disebut terkait dengan sejumlah transaksi keuangan lainnya.

Baca Juga :   Bank Jakarta Siap Dukung Persija Arungi Super Liga 2025-2026

Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung dan belum ada putusan pengadilan yang menyatakan AFA ataupun pihak-pihak yang disebut bersalah. Tuduhan yang muncul dalam laporan tersebut masih merupakan bagian dari proses investigasi yang sedang berjalan.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Tottenham Siapkan Tawaran Besar untuk Cody Gakpo, Transfer Bisa Tembus Rp2,4 Triliun

TERMINALNEWS.ID, LONDON – Tottenham Hotspur terus bergerak memperkuat lini serang pada...

KI DKI Jakarta: Keterbukaan Informasi PT JIEP Perkuat Tata Kelola dan Kepercayaan Publik

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Komisi Informasi (KI) DKI Jakarta menilai keterbukaan informasi...

Tri Waluyo: Perda Pesantren Jadi Landasan Penguatan Pendidikan, Dakwah, dan Pemberdayaan Umat

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta, Tri...

Ketika Sayap Garuda Patah Lagi di Jalan Besar Malam di Jalan Besar tidak berpihak pada Garuda

BABAK PERTAMA dimulai dengan harapan. Satu gol. Keunggulan 1-0. Rasanya seperti...

- A word from our sponsors -