JAKARTA, TERMINALNEWS.CO Maesa Pararaiders tampil impresif pada babak kedua untuk mengalahkan Bintang Ragunan dengan skor 3-0 dalam laga pekan kedua Liga Soeratin U-15 Jakarta Grup Barat di Lapangan PSF Pancoran, Sabtu (27/6). Seluruh gol kemenangan Maesa tercipta setelah jeda, menyusul perubahan performa yang ditunjukkan para pemain.
Pertandingan berlangsung cukup berimbang sepanjang babak pertama. Bintang Ragunan mampu meredam sejumlah upaya serangan lawan, sementara Maesa Pararaiders kesulitan mengembangkan permainan sehingga skor tetap 0-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Maesa Pararaiders tampil lebih disiplin dan efektif. Alfahrizi Putra Ariyanto memecah kebuntuan pada menit ke-49 sebelum pemain pengganti Muhammad Rizqi Nur Fitrullah menggandakan keunggulan lima menit berselang. Alfahrizi kemudian memastikan kemenangan timnya lewat gol kedua pada menit ke-59 sekaligus menutup pertandingan dengan skor 3-0.
Pelatih Maesa Pararaiders, Liswanto, mengakui timnya sempat tampil di bawah performa terbaik pada babak pertama. Menurutnya, koordinasi antarlini tidak berjalan sesuai rencana karena para pemain terlalu percaya diri menghadapi lawan.
“Sepanjang babak pertama koordinasi antar lini tidak berjalan sesuai rencana. Pemain juga cenderung menganggap enteng lawan. Mungkin karena kami terbiasa berlatih di lapangan sintetis sehingga merasa tidak perlu banyak penyesuaian. Ada pemain yang tampil menonjol, tetapi ikut terbawa irama permainan rekan-rekannya,” ujar Liswanto.
Ia menambahkan, perubahan pendekatan saat turun minum membuat permainan tim menjadi lebih rapi.
“Babak kedua para pemain tampil lebih disiplin sehingga peluang yang didapat bisa dikonversi menjadi gol,” katanya.
Di kubu Bintang Ragunan, pelatih Abu Bakar menilai faktor kebugaran menjadi penyebab timnya gagal mempertahankan permainan hingga akhir laga. Sejumlah pemain inti disebut masih mengalami kelelahan setelah sehari sebelumnya tampil pada kompetisi lain.
“Pemain kelelahan karena sebagian baru bermain di kompetisi lain. Mereka adalah pemain utama sehingga kondisi tersebut sangat memengaruhi irama permainan tim secara keseluruhan,” ujar Abu Bakar.
