BerandaNewsNasionalBerti Tutuarima : Pemain...

Berti Tutuarima : Pemain Hobi Gocek Bola, tidak Bagus untuk Strategi Tim.

WhatsApp Image 2026 07 11 at 13.41.08JAKARTA, TERMINALNEWS.ID. Mantan kapten timnas Berti Tutuarima mengkritik gaya permainan pemain junior saat ini yang menurutnya hobi mendribel, alias gocek bola secara berlebihan. Ini disampaikannya saat bertugas menjadi tim pemandu bakat dalam pertandingan Liga Soeratin U-15 Jakarta antara MC Utama vs Maesa Pararaiders, Sabtu (11/7/2026).

Bagi eks pemain yang sudah kenyang pengalaman bermain ini, dirinya lebih tertarik melihat bagaimana pemain memahami permainan, mengambil keputusan, dan menerapkan materi latihan dalam situasi pertandingan.

Hal itu ia sampaikan usai mengamati laga Maesa Pararaiders menghadapi MC Utama di Lapangan PSF Pancoran, Sabtu (11/7). Menurut Berti, Maesa memang tampil lebih baik dari lawannya. Organisasi permainan sudah mulai terbentuk dan para pemain mampu menguasai jalannya pertandingan. Namun, di balik kemenangan tersebut masih ada sejumlah catatan penting yang harus segera diperbaiki apabila tim ingin berkembang ke level yang lebih tinggi.

Baca Juga :   Rano Karno Tanam Pohon Menteng di Pusat Kota, Ajak Warga Rawat Lingkungan Lewat Aksi Nyata

Salah satu kebiasaan yang paling disorot adalah kecenderungan pemain terlalu lama menguasai bola. Berti menilai banyak pemain masih mengandalkan kemampuan individu dengan menggiring bola atau melakukan gocekan, padahal situasi permainan sebenarnya menuntut keputusan yang lebih sederhana dan efektif.

“Sepak bola sekarang menuntut umpan cepat. Kalau pemain terlalu lama membawa bola, apalagi di lapangan yang ukurannya tidak terlalu besar, ruang gerak menjadi sempit dan lawan lebih mudah menutup pergerakan,” ujarnya.IMG 20260711 133516

Menurutnya, kebiasaan tersebut bukan semata-mata muncul saat pertandingan, tetapi terbentuk sejak sesi latihan. Pemain yang terbiasa menundukkan kepala ketika menggiring bola akan kesulitan membaca posisi rekan setim yang sebenarnya berada dalam ruang kosong.

Baca Juga :   Masyarakat Diajak Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Potensi Radikalisme dan Terorisme Sejak Dini

Akibatnya, peluang membangun serangan cepat sering terbuang. Padahal, dalam banyak situasi, bola seharusnya sudah dapat dialirkan kepada rekan yang berdiri tanpa kawalan.

Berti menekankan bahwa proses pembinaan usia muda harus lebih banyak membangun kebiasaan mengambil keputusan yang tepat dibanding sekadar mengasah kemampuan menggiring bola. Teknik individu memang penting, tetapi harus diimbangi dengan pemahaman bermain secara kolektif.WhatsApp Image 2026 07 11 at 13.41.07

Ia juga mengingatkan bahwa dominasi permainan saat menghadapi lawan yang kualitasnya berada di bawah belum tentu menjadi ukuran sesungguhnya. Menurutnya, tantangan akan berbeda ketika berhadapan dengan tim yang memiliki kualitas setara atau bahkan lebih baik.

Karena itu, ia berharap para pelatih mulai membiasakan pemain bermain dengan sentuhan yang lebih sedikit, mempercepat sirkulasi bola, serta berani melepaskan tembakan ketika menghadapi pertahanan rapat. Semua kebiasaan tersebut, kata Berti, tidak bisa muncul secara instan saat pertandingan, melainkan harus dibangun secara konsisten dalam setiap sesi latihan.

Baca Juga :   Sathantai Kodaeral IV Bersihkan Pantai Tanjung Uma: Dorong Tumbuhnya Kepedulian Terhadap Lingkungan Pesisir

“Kalau ingin mengubah cara bermain, prosesnya harus dimulai dari latihan. Di pertandingan pemain hanya menjalankan apa yang sudah menjadi kebiasaannya,” jelasnya.

Dalam pertandingan tersebut, Maesa Pararaiders akhirnya meraih kemenangan 3-1 atas MC Utama. Tiga gol Maesa dicetak Kamil Azizi Saputro pada menit ke-13, Kaffa Al Maliki Siswanto menit ke-47, dan Gazendra Abirama Putra menit ke-53. MC Utama memperkecil ketertinggalan melalui Muhammad Farras Sakhiy pada menit ke-58. Meski menang cukup meyakinkan, Berti menilai hasil itu belum sepenuhnya mencerminkan kualitas permainan yang diharapkan dalam proses pembinaan pemain usia muda.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Jelang Grand Final Result, Felicia Unggul Sementara Atas Vedra di The Icon Indonesia

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID Persaingan memperebutkan gelar juara The Icon Indonesia semakin sengit...

Toyo Haryono Naik ke Papan Tengah Liga Soeratin U-15 Jakarta, Evaluasi Berbuah Kemenangan Beruntun

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID Kesebelasan Toyo Haryono FC melanjutkan tren positifnya di Liga...

Bina Mutiara Gusur PSF dari Puncak Klasemen Liga Soeratin U-15 Jakarta

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID Bina Mutiara sukses merebut puncak klasemen sementara Grup Barat...

SCTV Tayangkan Serentak Dua Sinetron Seindah Masa Remaja dan Biarkan Hati Bicara Pada 29 Juli

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID Stasiun televisi SCTV terus memperkuat deretan program drama lewat...

- A word from our sponsors -