WEMBLEY, TERMINALNEWS.ID – Kekalahan tipis Timnas Inggris dari Jepang memicu reaksi keras dari para penggemar, yang menilai sejumlah pemain berpotensi kehilangan tempat di skuad Piala Dunia.
Dalam laga uji coba internasional yang digelar di Wembley, pasukan Thomas Tuchel harus mengakui keunggulan Jepang dengan skor 0-1. Penampilan Inggris dinilai jauh dari harapan, terutama menjelang turnamen besar yang semakin dekat.
Thomas Tuchel sebelumnya memanggil 35 pemain untuk jeda internasional kali ini, dengan tujuan memberi kesempatan rotasi dan menjaga kebugaran skuad setelah laga uji coba pertama melawan Uruguay.
Namun, perubahan besar dalam susunan pemain saat menghadapi Jepang—ditambah absennya delapan pemain—membuat performa tim terlihat kurang solid.
Jepang, yang saat ini berada di peringkat ke-19 dunia, justru tampil lebih efektif. Gol semata wayang dicetak oleh winger Brighton, Kaoru Mitoma, pada menit ke-23.
Gol tersebut bermula dari serangan balik cepat yang diinisiasi oleh Keito Nakamura, sebelum akhirnya diselesaikan dengan baik oleh Mitoma ke pojok kanan bawah gawang yang dikawal Jordan Pickford.
Sepanjang pertandingan, Jepang terus memberikan ancaman serius ke lini pertahanan Inggris. Sementara itu, Inggris baru mampu mencatatkan tembakan tepat sasaran pertama mereka pada menit ke-77—menjadi gambaran jelas tumpulnya lini serang tuan rumah.
Thomas Tuchel sempat melakukan pergantian besar-besaran pada menit ke-60 dengan menarik keluar Cole Palmer, Phil Foden—yang dimainkan sebagai false nine—serta Ben White dan Nico O’Reilly untuk memasukkan tenaga segar.
Namun, penampilan Palmer dan Foden justru menjadi sorotan utama. Keduanya menuai kritik tajam dari fans Inggris di media sosial, yang menilai performa mereka jauh dari standar untuk tampil di Piala Dunia.
Sejumlah komentar bermunculan, mulai dari yang menyebut Palmer dan Foden tidak layak masuk skuad, hingga yang menilai keduanya membutuhkan waktu istirahat panjang. Kritik juga mengarah kepada Ben White, yang dianggap tampil buruk baik dalam menyerang maupun bertahan.
Kekalahan ini menjadi peringatan serius bagi Thomas Tuchel jelang penentuan skuad final. Jika performa tidak segera membaik, bukan tidak mungkin beberapa nama yang tampil di laga ini harus merelakan tempat mereka di panggung Piala Dunia.


