BerandaNewsLuar NegeriKorban Bentrokan dengan Hizbullah...

Korban Bentrokan dengan Hizbullah di Lebanon Selatan Bertambah, Tiga Tentara Israel Tewas Dimakamkan

TEL AVIV, TERMINALNEWS.ID – Tiga dari empat tentara Israel yang tewas dalam pertempuran melawan kelompok Hezbollah di Lebanon selatan dimakamkan pada Selasa (waktu setempat) dalam upacara terpisah di Israel.

Ketiga tentara tersebut adalah Sersan Mayor Maxsim Entis (21) asal Bat Yam, Kapten Noam Madmoni (22) asal Sderot, dan Sersan Mayor Ben Cohen (21) asal Lehavim.

Sementara itu, satu tentara lainnya, Sersan Mayor Gilad Harel (21) asal Modiin, juga tewas dalam insiden pada Senin dan dijadwalkan dimakamkan pada Rabu, menurut laporan media berbahasa Ibrani.

Keempatnya diketahui bertugas di Unit Pengintaian Brigade Nahal militer Israel.

Di Bat Yam, ratusan pelayat menghadiri pemakaman Maxsim Entis, termasuk mantan Perdana Menteri Israel, Naftali Bennett.

Baca Juga :   Cakra Khan Tampil di Konser 30 Tahun Siti Nurhaliza, Bawakan “Seluruh Cinta” di Hadapan 65.000 Penonton

Dalam pidatonya, ayah Entis mengenang sang anak sebagai pahlawan, namun mengungkapkan kesedihan mendalam. “Anak saya adalah pahlawan, tetapi saya tidak menginginkan anak sebagai pahlawan. Saya ingin anak saya berada di rumah,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan percakapan terakhir sebelum putranya memasuki Lebanon. “Sehari sebelum kamu masuk ke Lebanon, saya bertanya apakah kamu takut. Kamu bilang akan kembali dan ingin memiliki anak serta memberikan kami cucu. Kami menunggumu di rumah, dan kamu memang kembali, tetapi dalam peti mati,” katanya.

Di Sderot, dalam pemakaman Kapten Noam Madmoni, sang kakak, Uri, menyampaikan duka mendalam. “Saya merencanakan kamu yang akan menikahkan saya dalam dua bulan, tapi sekarang saya justru memberikan pidato di makammu,” ujarnya.

Baca Juga :   Band Asal Belanda "Nusantara Beat" Gaungkan Bahasa Indonesia dalam Panggung Dunia

Sementara itu, di Lehavim, ratusan pelayat yang menghadiri pemakaman Ben Cohen mengenakan pakaian merah sesuai permintaan keluarga.

Ibu Cohen menyebut putranya sebagai “anak yang penuh kebahagiaan, cahaya, dan keceriaan.” Ia menambahkan bahwa sebelum bertugas ke Gaza untuk pertama kalinya, Cohen sempat berpesan agar semua orang mengenakan warna merah jika sesuatu terjadi padanya.

Ayah Cohen mengatakan bahwa putranya menjalankan misi dengan keyakinan penuh untuk melindungi warga dan menjaga keamanan.

Sejak bentrokan antara Israel dan Hezbollah kembali memanas awal bulan ini—yang dipicu oleh serangan roket dan drone dari kelompok tersebut sebagai respons atas perang gabungan Amerika Serikat dan Israel melawan Iran—sedikitnya 10 tentara Israel telah tewas di Lebanon selatan.

Baca Juga :   Serangan Besar Hezbollah ke Israel: Ratusan Roket dan Drone Ditembakkan, Dua Orang Terluka

Selain itu, dua warga sipil Israel tewas akibat serangan roket Hezbollah, sementara satu warga sipil lainnya dilaporkan tewas secara tidak sengaja akibat tembakan artileri Israel di wilayah utara.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

PJBW dan Kantor Pertanahan Bogor Tebar Kebaikan di Cibinong

TERMINALNEWS.ID, BOGOR - Kebaikan tak selalu harus dimulai dari langkah besar....

Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor 1 Gandeng Jurnalis, Seniman, dan Aktris Gelar Jumat Berkah di Cibinong

TERMINALNEWS.ID, BOGOR – Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor 1 menggelar kegiatan sosial...

Harga 1 Pemain = Rp4,5 Triliun! Haaland & Yamal Pimpin 10 Bintang Termahal Dunia Pasca Piala Dunia 2026

OLEH: Nabil M. Salim PIALA DUNIA 2026 baru selesai, tapi dampaknya langsung...

INDONESIA vs VIETNAM, KENAPA INI “UJIAN SESUNGGUHNYA”?

OLEH: Nabil M Salim Senin, 3 Agustus 2026 | 20.30 WIB |...

- A word from our sponsors -