BerandaNasionalOpen House Jokowi Diserbu...

Open House Jokowi Diserbu Warga, Antusiasme Mengalir Sejak Pagi di Solo

SURAKARTA,TERMINALNEWS.ID— Kediaman Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, di kawasan Banjarsari, Kota Surakarta, dipadati warga pada momen libur Lebaran 2026, Selasa (24/3/2026). Antusiasme masyarakat terlihat mengalir sejak pagi, meskipun agenda open house baru dijadwalkan berlangsung pada sore hari.

Sejak siang, halaman rumah di Jalan Kutai Utara, Kelurahan Sumber, telah dipenuhi pengunjung dari berbagai daerah. Mereka datang dengan satu tujuan: bertemu langsung dengan sosok yang pernah memimpin Indonesia selama dua periode tersebut.

Pantauan di lokasi sekitar pukul 15.30 WIB menunjukkan kerumunan warga terus bertambah. Padahal, saat itu Jokowi belum berada di kediaman. Situasi ini mencerminkan daya tarik personal Jokowi yang tetap kuat di tengah masyarakat, bahkan setelah tidak lagi menjabat.

Baca Juga :   Sekolah Damai di SMA 3 Semarang, BNPT: Upaya Ciptakan Lingkungan Pendidikan Aman, Damai, dan Penuh Nilai Toleransi

Sebagian warga mengaku datang secara spontan. Samiyono (30), pengunjung asal Cirebon Jawa Barat mengatakan kehadirannya dilandasi rasa penasaran sekaligus keinginan mengisi waktu saat berada di Solo.

“Spontan saja kepikiran karena ingin jalan-jalan daripada bengong, kemudian main ke rumah Pak Jokowi,” ujarnya.

Ia mengaku tiba di Surakarta untuk mengunjungi saudaranya, lalu menyempatkan diri berkeliling kota sebelum akhirnya bergabung dengan kerumunan di kediaman Jokowi. “Saya tiba sekitar pukul 11 siang, sempat keliling kota dulu, kemudian ke sini,” katanya.

Bagi Samiyono, rasa ingin tahu terhadap figur Jokowi menjadi alasan utama. Fenomena ini menunjukkan bahwa kedekatan emosional antara pemimpin dan masyarakat masih terjaga, bahkan dalam suasana informal seperti open house Lebaran.

Baca Juga :   Menag Akan Hadiri Tawur Agung Kesanga di Candi Prambanan pada 28 Maret Mendatang

Momentum Lebaran pun kembali menjadi ruang interaksi sosial yang mempertemukan publik dengan tokoh nasional, tidak hanya dalam konteks seremonial, tetapi juga dalam nuansa kekeluargaan yang cair.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Royalti Musik dan Keadilan Pencipta: Harapan Baru di Era Tata Kelola LMKN

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID — Tata kelola royalti dalam industri musik tidak semata berbicara...

GSW Pantura Jadi Proyek Strategis Nasional, Pemerintah Siapkan Otorita Khusus

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID— Proyek Giant Sea Wall (GSW) di kawasan Pantai Utara (Pantura)...

Polemik LMKN Kembali Mengemuka, LMK Klaim Sistem Royalti Rugikan Pencipta Lagu

JAKARTA,TERMINALNEWS ID— Polemik yang menyeret nama Lembaga Manajemen Kolektif Nasional kembali...

Arca “Mbah Bhelet” Dipindahkan, Fadli Zon Tekankan Penguatan Nilai Budaya Borobudur

MAGELANG,TERMINALNEWS.ID — Menteri Kebudayaan Fadli Zon menghadiri Ritual Ageng Boyongan Mbah...

- A word from our sponsors -

spot_img